Video
Mikron Beberkan Kenapa 9 Pasien Positif Omicron di Belitung Cepat Sembuh
Semua Pasien Terkonfirmasi Omicron di Belitung Sembuh, Satgas Covid-19 Babel Berikan Penjelasan
Penulis: Riki Pratama | Editor: fitriadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kasus Covid-19 Varian Omicron di Kabupaten Belitung bertambah menjadi sembilan kasus, dari jumlah semula sebanyak delapan kasus.
Sembilan kasus ini berasal dari sampel yang dikirim UPT RSUD dr. H.Marsidi Judono Rumah Sakit Rujukan Covid-19 ke Laboratorium Genomik Solidaritas Indonesia (GSI) di Jakarta dan dinyatakan positif Omicron.
Selain itu, semua pasien Omicron sudah dinyatakan sembuh setelah menjalani isolasi mandiri dan pengawasan dari tenaga kesehatan.
Sekretaris Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan, berdasarakan data disampaikan Pemda Kabupaten Balitung, dari total sembilan sampel yang dikirimkan ke Laboratorium GSI kesembilanya dinyatakan Omicron.
"Kemarin sudah dirilis oleh Pemda Belitung mengatakan ada sembilan sampel dikirim ke GSI, awalnya delapan orang hasilnya keluar positif varian Omicron. Kemudian, datang lagi laporan satu positif Omicron sehingga total sembilan orang positif Omicron," kata Mikron Antariksa kepada Bangkapos.com, Kamis (3/2/2022) di Puskesmas Pasir Putih.
Baca juga: Omicron Masuk Belitung, Berikut Perbedaan Gejala Omicron dengan Flu Biasa
Mikron menjeskan, alasan kenapa pasien positif Omicron cepat sembuh, karena telah melakukan isolasi mandiri sejak terpapar Covid-19 Januari 2022 lalu. Kemudiam diambil sampel dan baru dikirimkan ke Laboratorium GSI pada 24 Januari 2022.
"Jadi memang kondisi mereka ini telah melakukan isolasi mandiri selama mereka dinyatakan positif Covid-19 tanggalnya di bawah 20 Januari. Lalu pengambilan sampel dilakukan 19 Januari dan dilakukan pengiriman sampel 24 Januari. Hasilnya disampaikan ke Pemda Belitung 1 Februari, diumumkan 2 Februari," kata Mikron.
Mikron menegaskan, saat ini kesembilan pasien positif Omicron telah dinyatakan sembuh dan telah beraktivitas seperti biasa.
"Sudah selesai melaksanakan isolasi mandiri, karena dikatakan sembuh, mereka dalam kondisi sehat dan tidak ada gejala yang berat. Karena sebelumnya sudah melakukan isolasi mandiri dan sudah kembali beraktivitas," terangnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)