Sabtu, 25 April 2026

Berita Bangka Barat

Pengerjaan Kolam Retensi Mangkrak, Warga Kampung Ulu Ingin Segera Selesai

Kolam retensi yang peletakan batu pertamanya dilakukan secara langsung oleh Gubernur Provinsi Bangka Belitung Erzaldi Rosman, pada Jum'at (09/04/2021)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: khamelia
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).
Pembangunan kolam retensi di Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Jum'at (04/02/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Menjadi harapan untuk mengantisipasi banjir, kini justru warga Kampung Ulu, Muntok harus gigit jari usai pembangunan kolam retensi tak kunjung rampung dan terkesan mangkrak.

Kolam retensi yang peletakan batu pertamanya dilakukan secara langsung oleh Gubernur Provinsi Bangka Belitung Erzaldi Rosman, pada Jum'at (09/04/2021) ditargetkan selesai pada Selasa (16/11/2021) lalu.

Namun nyatanya kolam retensi yang dibangun dengan tujuan menghindari terjadinya banjir, di kawasan Kampung Ulu yang merupakan daerah langganan banjir tak selesai pada waktu yang telah ditentukan.

PT. Hersa Sukses Mandiri yang ditunjuk pelaksanaan proyek pun, bahkan sempat diberikan perpanjangan waktu hingga 26 Desember 2021.

Baca juga: Wajib Tahu! Inilah Strategi Melepas Serangan Buaya hingga Reaksi Tepat saat Berjumpa sang Predator

Baca juga: Gaji 4.436 Pegawai Honorer Pemprov Babel Belum Cair, BKPSDMD Ungkap Penyebabnya

Namun kolam retensi dengan anggaran sekitar Rp 12 Miliar, tetap tak selesai pengerjaannya hingga akhirnya mangkrak sampai saat ini.

Dengan kondisi tak selesainya pengerjaan kolam retensi, satu diantara warga Kampung Ulu Yopi (48) berharap kolam retensi dapat segera rampung.

"Warga ingin proyeknya dilanjutkan tahun ini, karena kan sudah setengah jadi. Sayang sekali kalau tidak dilanjutkan, apalagi kami di Kampung Ulu sering terkena banjir," ujar Yopi, Jum'at (04/02/2022).

Walaupun belum selesai, keberadaan kolam retensi pun diakui Yopi sudah memberikan dampak positif terutama saat terjadinya banjir.

"Ada sedikit pengaruh saat ada galian sekarang, dirasakan banjir tidak sebesar sebelumnya. Warga berharap dengan adanya kolam retensi, banjir akan lebih berkurang lagi. Masyarakat menagih janji Pak Gubernur, segera ditender ulang tahun ini dan cepat selesai," tuturnya.

Sementara itu sebelumnya Erzaldi Rosman sempat mengatakan, pengerjaan kolam retensi kembali ditargetkan akan selesai pada 2022.

"Tidak selesai dan sudah kita jedakan, memang ini akan dilanjutkan sampai ke ujung ke kolong depan jadi yang tidak selesai ini akan kita selesaikan tahun ini," kata Erzaldi Rosman. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved