Rabu, 13 Mei 2026

Berita Sungailiat

Perpusda Bangka Berhasil Terbitkan Buku Perdana

Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Kabupaten Bangka sejak tahun 2019 dalam pengelolaan harus melakukan transformasi perpustakaan berbasis inklusi

Tayang:
Penulis: edwardi | Editor: khamelia
Bangka Pos/Edwardi
Suasana di perpustakaan daerah Kabupaten Bangka. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Kabupaten Bangka sejak tahun 2019 dalam pengelolaan harus melakukan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

" Jadi maksudnya perpustakaan saat ini bukan hanya tempat orang membaca atau meminjam buku saja, tetapi juga bisa sebagai tempat untuk belajar menulis, tempat literasi, juga tempat kegiatan masyarakat seperti belajar fiqih, ruang bermain anak, ke depan kita ingin mengadakan home teater, dan lainnya,"  kata Mina, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bangka, Selasa (08/2/2022).

Diungkapkannya dari kegiatan Teralis (terampil menulis) ini sudah ada pengelolaan perpustakaan desa/kelurahan, sekolah, kecamatan yang ingin belajar menulis bisa dilakukan di sini.

"Kita sudah memiliki tenaga pengajarnya, pak Rustian Al Anshori dan saat ini sudah dihasilkan atau diterbitkan satu buku perdana  berjudul  Pelangi Perpustakaan yang dihasilkan dari kegiatan Teralis ini," ujar Mina.

Dilanjutkannya, ke depan sebagai pusat pembelajaran dan literasi jadi harus ada kegiatan yang melibatkan masyarakat, anak-anak, pelajar, mahasiswa dan lainnya.

"Kita saat ini sudah memiliki ruang baca anak, ruang belajar anak, ruang bermain anak khususnya usia 5 tahun ke bawah sudah ada gurunya, juga sudah ada beberapa sekolah yang melakukan kerja sama untuk memperkenalkan perpustakaan kepada anak-anak didiknya," kata Mina.

Dijelaskan perpusda Bangka saat memiliki dua ruang koleksi buku bacaan berbagai ilmu , ruang koleksi referensi buku yang bukunya tidak boleh dipinjam atau dibawa pulang ke rumah dan hanya boleh dibaca di ruangan itu saja, seperti berbagai kamus bahasa daerah, sejarah Bangka dan lainnya.

"Kita juga sudah memfasilitasi terbentuknya Forum Literasi Kabupaten Bangka, di mana anggotanya ada para pelaku seni budaya, tokoh adat dan lainnya. Mungkin nanti ada kegiatan pagelaran seni budaya dan lainnya kita siap melakukan kerja sama  dengan mereka, juga ada kegiatan pelatihan ketrampilan seperti merajut,"  ujarnya.

Diharapkannya dengan berbasis inklusi sosial ini, perpustakaan daerah ke depan bisa lebih banyak dikunjungi masyarakat dengan tujuan bisa meningkatkan minat baca masyarakat.

" Untuk jumlah pengunjung yang datang saat ini sudah lumayan meningkat, apalagi saat peresmian gedung baru perpustakaan ada kegiatan bazar sehingga banyak masyarakat yang datang berkunjung hampir seribuan orang datang. Kalau ada kegiatan masyarakat tentunya akan ramai orang datang ke perpustakaan," imbuhnya.

Diketahui Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Kabupaten Bangka yang baru ini terletak di eks Kantor Bupati Bangka yang lama, baru  diresmikan, Rabu (19/1/2022) lalu.

Peresmian dilakukan Bupati Bangka Mulkan ditandai  pemotongan pita dan penandatanganan prasasti dengan disaksikan oleh tamu undangan dari Forkopminda Bangka, sejumlah Kepala OPD, Camat, Lurah dan lainnya.

Selain itu, acara peresmian juga diisi dengan pameran buku dan UMKM dari sejumlah Perpustakaan yang ada di setiap kecamatan Kabupaten Bangka.

Tak hanya itu, dalam pameran tersebut juga menampilkan hasil karya yang unik nan menarik dari para pelajar yang memiliki nilai jual tinggi.

Diketahui, sebelumnya Perpusda yang juga merupakan kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bangka tersebut sudah mulai beroperasi sejak 2 bulan yang lalu.

Dengan jumlah koleksi sebanyak sekitar 18 ribu buku, Perpusda Bangka yang baru ini memiliki 2 ruangan koleksi buku umum, 1 ruangan referensi, ruang khusus anak dan masih banyak lagi fasilitas lainnya.

(Bangkapos.com/edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved