Kasus Covid-19 Belitung Meningkat, Sanem: Kami akan Mengevaluasi Level PPKM
Dari data yang dikutip melalui https://covid19.belitung.go.id/, kasus Covid-19 di Belitung mencapai 223 orang terpapar.
Penulis: Disa Aryandi |
BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Kasus Covid-19 di Kabupaten Belitung meningkat, Bupati Belitung, H Sahani Saleh (Sanem) bakal melakukan evaluasi terhadap penetapan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
Dari data yang dikutip melalui https://covid19.belitung.go.id/, kasus Covid-19 di Belitung mencapai 223 orang terpapar.
"Kami tentu akan melakukan pencegahan lebih ekstra lagi, karena kasus Covid-19 belakangan ini mengalami peningkatan. Kami akan lakukan evaluasi, terutama soal level PPKM," kata Bupati Belitung, H Sahani Saleh (Sanem) kepada Posbelitung.co, Senin (14/2/2022).
Sekarang level PPKM di Kabupaten Belitung berstatus level dua. Namun level dua itu rencana akan di ubah menjadi level tiga, di dasari kasus Covid-19 yang sekarang ini terjadi di Kabupaten Belitung.
"Apalagi sekarang ini situasi ataupun kondisi masyarakat tidak menggunakan masker kemana-mana. Maka dari itu kegiatan masyarakat nanti akan di atur kembali. Padahal sebetulnya kami berharap, kami sedikit longgarkan kegiatan masyarakat, agar masyarakat peduli dengan perihal seperti ini," ujarnya.
Menurut dia, pada pemantauan tim di lapangan, kesadaran masyarakat untuk penerapan protokol kesehatan (prokes) di Kabupaten Belitung mengalami penurunan dari tahun 2021 lalu.
"Maka dari itu kita akan kembali ke level tiga, seperti usaha perdagangan akan di atur kembali, termasuk ruang publik juga akan dilakukan pembatasan ataupun di kosongkan," ucapnya.
Disamping, lanjut dia, untuk tempat isoter sekarang ini akan dipersiapkan kembali seperti sebelumnya.
"Mau tidak mau ini harus dilakukan, pencegahan penularan tersebut harus kami lakukan secara maksimal kembali. Tapi semua akan kami koordinasikan kembali kepada pemerintah pusat," bebernya.
Termasuk, kegiatan pendidikan di sekolah dengan sistem tatap muka, rencana akan kembali diterapkan seperti level tiga, yaitu virtual ataupun seminggu dua kali dalam satu kelas melakukan pertemuan.
"Karena jangan sampai nanti orang menularkan kepada orang tua, orang tua menularkan kepada anak dan keluarga di rumah," jelasnya.
Ganggu Rencana G20
Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) mengatakan, peningkatan kasus Covid-19 di Belitung dinilai sangat menganggu rencana pelaksanaan gelaran forum internasional (G20) pada bulan September 2022 mendatang.
"Otomatis akan terganggu. Oleh sebab itu kami harap masyarakat dengan apa yang sudah di rencanakan, mari kita sukseskan secara bersama-sama," kata Sanem.
Sebab, kata dia, apabila semua tidak mengikuti protokol kesehatan ataupun tidak mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan, terburuk pelaksanaan G20 bisa batal.
"Karena G20 ini bagian dari pemulihan ekonomi, jangan sampai nanti rencana ini bisa terhenti semua, bisa-bisa dibatalkan," ujarnya.
(Posbelitung.co/Disa Aryandi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/san.jpg)