Jumat, 8 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Dubes Australia Penny Williams Kunjungi Babel, Peringati 22 Perawat Terbunuh di Bangka Barat  

Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia Penny Williams, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bangka Belitung (Babel). Ia tiba di Bandara Depati

Tayang:
Penulis: Riki Pratama |
bangkapos.com
Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia Penny Williams, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bangka Belitung, Selasa (15/2/2022) siang, tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang.(Bangkapos.com/Riki Pratama) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia Penny Williams, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bangka Belitung (Babel). Ia tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Selasa (15/2/2022) siang.

Tujuan kedatangan untuk peringatan terbunuhnya 22 perawat oleh tentara Jepang saat perang dunia ke 2 tahun 1942, di Kabupaten Bangka Barat.

Duta Besar Australia perempuan pertama untuk Indonesia ini, langsung diterima oleh Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, di VVIP Bandara Depati Amir.

Penny yang fasih berbahasa Indonesia, mengatakan ini pengalaman pertamanya datang ke Provinsi Bangka Belitung.

"Ini kunjungan pertama saya ke Bangka Belitung, memperingati hari sejarah. Saya sangat senang sekali terima kasih atas sambutannya, atas dukungan Pemerintah Provinsi Babel," kata Penny kepada wartawan,  Selasa (15/2/2022) di Bandara Depati Amir. 

Penny menjelaskan, kunjungannya ke Babel untuk menghadiri beberapa agenda di antaranya kunjungan hubungan sejarah Australia yang sangat erat dengan Provinsi Babel.

"Saya senang sekali kunjungan ke sini karena hubungan sejarah yang sangat erat antara Australia dengan Bangka Belitung," terangnya.

Terpisah, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, mengatakan, kunjungan kerja Dubes Australia berkaitan dengan sejarah, masyarakat, tentara dan perawat Australia yang diserang oleh tentara Jepang.

"Ini adalah tahun yang ke 80 jadi spesial banget buat mereka. Makanya ambasadornya datang langsung dan mereka hybrid di Australia ada ikut secara online dan mereka dubesnya langsung di sini,"terangnya.

Erzaldi menyatakan, Dubes Australia juga berencana membuat taman memorial  Australia di Teluk Inggris di Muntok Bangka Barat.

"Tadi saya sudah telpon staf kita Dinas Kehutanan Provinsi Babel, Insya Allah kita urus izinnya dan semua pembangunannya dari mereka. Tadi juga tadi saya tanya film kemarin yang sudah dibuat bagaimana, dan ternyata sudah selesai dan Insya allah akan dikirim ke kita akan dijadikan dokumentasi kita di sini," ujarnya.

Mantan Bupati Bangka Tengah ini, menyambut baik dengan adanya taman memorial tersebut di Babel karena akan berdampak pada pariwisata di Babel.

"Ini suatu yang sangat baik bagi kita karena ketika taman memorial itu dibuat ini akan menjadi tempat yang dikunjung sepanjang dan setiap tahun. Kemudian ini menjadi bagian sejarah Australia yang kebetulan di Babel, mudah-mudahan bisa kita realisasikan," tukasnya.

Dengan adanya momen ini, kata Erzaldi tentunya berdapak pada kunjungan wisata dan Bangka Barat menjadi daerah yang bersejarah.

"Tentunya ada dampak lain selain mereka membangun ada juga bentuk kerjasama lainnya. Seperti sekarang mereka memberikan beasiswa ke UBB, itu salah satu bentuk juga. Tidak menutup kemungkinan di awal ini mereka memberikan beasiswa, mungkin tahun berikutnya mahasiswa kita direkrut mereka untuk mendapat beasiswa belajar di Australia," kata Erzaldi. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved