Breaking News:

KKB Papua

Populer di Hasil Survei, Keluarga Dedengkot KKB Ini Ikut Bertarung di Pilkada Papua

Hasil survei, sosok yang bakal menjadi calon wakil gubernur Papua ini dikabarkan memiliki kans kuat.

Editor: fitriadi
Kolase TribunPalu.com/Handover
Kenius Kogoya(kanan) bakal bersaing di Pilkada Papua. 

BANGKAPOS.COM, PAPUA - Keluarga Eginius Kogoya pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang paling ditakuti, kini menjadi sorotan.

Seorang anggota keluarga Eginius Kogoya dikabarkan maju bertarung di Pilkada Papua.

Hasil survei, sosok yang bakal menjadi calon wakil gubernur itu dikabarkan memiliki kans kuat.

Sosok calon kuat wakil gubernur Papua itu adalah Kenius Kogoya.

Kenius Kogoya termasuk tokoh yang populer di masyarakat Papua.

Baca juga: Negara-negara Ini Siap Bela Rusia Jika Perang Terjadi, Tak Gentar Meski AS dan NATO Dukung Ukraina

Baca juga: Tak Perlu Obat Kuat, Pakai Bumbu Dapur Ini Dijamin Bikin Pria Perkasa Kata dr Maya Haryono

Baca juga: Dorce Meninggal, Sempat Sampaikan Wasiat Dikubur sebagai Perempuan

Berdasarkan hasil survei calon pengganti Wakil Gubernur Papua yang dilakukan Laboratorium Suara Indonesia (LSI).

Survei itu dilakukan dengan responden sebanyak 1226 orang. Responden dipilih secara acak di daerah itu.

Dari survei tersebut, tingkat keterpilihan Kenius Kogoya mencapai 34,8 persen. Pasalnya, dia masih muda tapi amat berpengalaman dan putra asli Papua.

"Nama Ketua DPD Hanura yang juga Sekretaris umum KONI Papua Kenius Kogoya itu menjadi pilihan yang terbanyak untuk menduduki posisi Wagub Papua."

Hal ini dibeberkan oleh Direktur Eksekutive LSI Albertus Dino, dalam keterangannya, Senin 31 Januari 2022, dua pekan lalu.

Dari survei LSI tersebut juga terungkap bahwa 73,7 persen warga Papua menginginkan sosok Wakil Gubernur pengganti almarhum Klemen Tinal, berasal dari kalangan sipil.

Sementara, bukan kalangan sipil atau kalangan pensiunan anggota Polri/TNI sebanyak 4,7 persen.

" Kenius Kogoya itu masih muda, punya banyak pengalaman, dan asli Papua. Sementara tokoh-tokoh lain, ada juga yang dari Papua Barat," lanjut Albertus.

Figur ini, menyusul penelitian LSI dengan jajak Suara di Papua, dengan metode survei kepada masyarakat Papua yang menjadi responden.

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved