Jumat, 8 Mei 2026

Rusia Akhirnya Serbu Ukraina, Resmi Caplok Donetsk dan Luhansk, Ulangi Pencaplokan Krimea

AKHIRNYA Rusia Serbu Ukraina, Resmi Caplok Donetsk dan Luhansk, Ulangi Pencaplokan Krimea

Tayang:
Kolase Tribun-Medan.com
Perang Rusia vs Ukraina kemungkinan bakal terjadi. 

BANGKAPOS.COM -- Rusia serbu Ukraina dan resmi caplok Donetsk - Luhanks.

Pencaplokan tersebut sepeti yang terjadai pada Krimea.

Seperti yang diperkirakan sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin yang terobsesi mengembalikan kejayaan Uni Soviet memulai perang Rusia-Ukraina dengan mengakui separatis di Ukraina timur, yaitu Donetsk dan Luhansk, Senin (21/2/2022).

"Saya percaya perlu mengambil keputusan yang sudah lama tertunda, untuk segera mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Lugansk," kata Putin dikutip dari AFP.

Putin juga menuntut agar Ukraina mengakhiri operasi militer terhadap pemberontak pro-Rusia di bagian timur negara itu, atau mengancam bakal lebih banyak kemungkinan pertumpahan darah.

"Kami menuntut segera diakhirinya operasi militer," ujar Putin dengan menuduh Kiev mencoba mengatur serangan kilat di Ukraina timur.

Baca juga: Pose Tante Ernie Pakai Dress Minim Bikin Makin Sayang, Tak Takut Kulit Beningnya Kepanasan

Baca juga: Segini Penghasilan Warga Brunei Darussalam Per Tahun, Pantasan Kemana-mana Ogah Naik Motor

Baca juga: Cara Bertobat Setelah Berzina dengan Istri Orang, Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Baca juga: 3 Hal Ini Ternyata Bisa Bikin Smartphone Kamu Terlihat Premium dan Elegan

"Jika tidak, semua tanggung jawab untuk kemungkinan kelanjutan pertumpahan darah akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab rezim yang berkuasa di Ukraina," tambahnya.

AKHIRNYA Rusia Serbu Ukraina, Resmi Caplok Donetsk dan Luhansk, Ulangi Pencaplokan Krimea. Mobilisasi ratusan ribu pasukan Rusia di perbatasan dengan Ukraina.
AKHIRNYA Rusia Serbu Ukraina, Resmi Caplok Donetsk dan Luhansk, Ulangi Pencaplokan Krimea. Mobilisasi ratusan ribu pasukan Rusia di perbatasan dengan Ukraina. (YouTube)

TV Rusia kemudian menunjukkan Putin menandatangani perjanjian bantuan timbal balik dan persahabatan dengan para pemimpin pemberontak di Kremlin.

Di akhir pidatonya yang panjang, Putin meminta majelis tinggi parlemen Rusia yaitu Dewan Federasi untuk mendukung keputusan ini.

Baik majelis rendah dan tinggi parlemen Rusia akan memberikan suara pada pengakuan Donetsk dan Luhansk pada Selasa (22/2/2022).

Beberapa jam setelah penandatangan perjanjian Rusia-Pemberontak Donetsk dan Luhansk, Putin memerintahkan pasukan Rusia dikirim ke Donetsk dan Luhansk.

Dekrit itu mengatakan militer Rusia akan memasuki wilayah itu atas permintaan Donetsk dan Luhansk untuk "menjaga perdamaian."

Sebelumnya Rusia sudah mencaplok wilayah Ukraina, Krimea pada 2014.

Wilayah Donbass Ukraina yang kini dikuasai separatis dukungan Rusia
Wilayah Donbass Ukraina yang kini dikuasai separatis dukungan Rusia (bbc)

Saat bersamaan dua wilayah yang dikuasai separatis pro-Rusia, Donetsk dan Luhansk juga mengumumkan kemerdekaannya.

Baca juga: Hotman Paris Berani Tantang Ida Fauziyah Debat Terbuka Soal JHT: Mana Keadilannya Bu? Itu Uang Dia!

Baca juga: Pengantin Wanita ini Dibogem Suami saat Malam Pertama, Bukannya Syok Tapi Tertawa, Begini Ceritanya

Baca juga: Cerita Luna Maya saat Kecil, Terungkap Pernah Tiup-tiup Kondom, Abis Itu Bibirnya Jontor

Baca juga: Gisel Pakai Mini Dress di Alam Terbuka, Video 15 Detik ini Langsung Ditonton Belasan Juta Kali

Dalam perang ini sedikitnya 14.000 orang tewas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved