Makan dan Minum Setelah Berwudhu Apakah Membuat Batal, Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad menjelaskan perihal makan dan minum setelah berwudhu apakah bisa membatalkan wudhu.
Penulis: Widodo | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM -- Ustaz Abdul Somad menjelaskan perihal makan dan minum setelah berwudhu apakah bisa membatalkan wudhu.
Hal itu dia beberkan ketika ada salah seorang yang menanyakan tentang makan dan minum membatalkan wudhu?
Dia juga menanyakan mengenai hukum makan dan minum setelah wudhu.
Sebab, masih banyak orang yang makan atau minum meskipun keadaan sudah berwudhu.
Sebagaimana diketahui bahwa, sebelum melaksanakan sholat, seseorang harus melakukan wudhu terlebih dahulu.
Wudhu bertujuan untuk membersihkan anggota tubuh dari kotoran.
Simak penjelasan Ustaz Abdul Somad dalam kanal YouTube Kun Ma Alloh diunggah pada tanggal 6 Oktober 2017 silam.
"Tidak, makan tak batalkan wudhu, minum tak batalkan wudhu," sebut Ustaz Abdul Somad dalam video tersebut.
Dia mengatakan bahwa wudhu tidak akan batal meskipun sudah makan dan minum.
Namun, beda halnya jika mengkonsumsi makanan tertentu yang bisa menyebabkan bau mulut.
"Tapi kalau dia berlemak, susu, santan, cendol, maka kumur-kumur. Abis tu kumur-kumur air putih," bebernya.
Maka, jika memang harus mengkonsumsi makanan seperti itu, harus melakukan kumur-kumur.
Bahkan dianjurkan untuk bersiwak untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang menempel dan tertinggal di gigi.
"Yang paling bagus lagi bersiwak," saran Ustaz Abdul Somad.
Baca juga: Inilah Peristiwa Penting yang Terjadi di Hari Ke-8 Perang Rusia vs Ukraina
Baca juga: Daftar 30 Petinju Indonesia yang Meninggal Usai KO di Atas Ring Selain Hero Tito, Ada yang Kenal?
Siwak sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh umat muslim, sesuai anjuran Nabi Muhammad SAW.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220304_ustaz-abdul-somad-hukum-makan-dan-minum-setelah-berwudhu-apakah-batal.jpg)