Kamis, 16 April 2026

Konflik Rusia dan Ukraina

Parlemen AS Desak Joe Biden Segera Kirim Pesawat Tempur ke Ukraina

Banyak anggota parlemen AS meminta Washington  melakukan semua yang bisa dilakukan untuk membantu kiriman pesawat tempur ke Ukraina.

Penulis: fitriadi | Editor: fitriadi
AFP/SERGEI SUPINSKY
MiG-29, jet tempur buatan Uni Soviet yang dipakai sejak 1982 dan menjadi andalan Ukraina dalam menghadapi serangan Rusia yang tengah menginvasi negara itu sejak 24 Februari 2022 lalu. 

BANGKAPOS.COM - Anggota parlemen Amerika Serikat (AS) mendorong pemerintahan Presiden Joe Biden untuk memfasilitasi pengiriman pesawat tempur ke Ukraina.

Pesawat tempur tersebut bisa dikirim dari Polandia dan negara-negara NATO dan Eropa Timur lainnya.

Desakan itu muncul setelah ada permohonan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada Sabtu pekan lalu.

Gedung Putih mengatakan tidak menentang pengiriman pesawat ke Ukraina tetapi melihat tantangan logistik untuk itu.

Desakan ini disampaikan Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat Bob Menendez menulis kepada Menteri Luar Negeri Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin.

Dalam pernyataannya, Menendez menyerukan agar Washington berkomitmen untuk mengganti jet yang disumbangkan dengan pesawat Barat yang ditingkatkan, termasuk melalui pembiayaan dan pinjaman konsesi serta harga bersubsidi.

Baca juga: Inilah Senjata Militer Rahasia Rusia yang Amat Ditakuti Dunia, Ternyata Bukan Senjata Nuklir

Banyak angkatan udara di Eropa Timur menerbangkan pesawat tempur buatan Rusia, dan memindahkan pesawat tersebut ke Ukraina. Itu berarti Ukraina dapat mengemudikan pesawat tanpa pelatihan tambahan.

"Saya akan mendukung upaya di Senat untuk menerapkan langkah-langkah untuk memberikan kompensasi kepada sekutu kami yang menyediakan pesawat mereka untuk pertahanan Ukraina," tulis Menendez pada Senin (7/3/2022) dilansir dari Reuters.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan departemen itu bekerja dengan Polandia dan berkonsultasi dengan sekutu NATO lainnya.

"Ini adalah keputusan berdaulat Polandia untuk dibuat. Kami sama sekali tidak menentang Polandia mentransfer pesawat ke Ukraina," kata juru bicara itu dalam email.

Pejabat administrasi mengatakan ada tantangan logistik baik dalam memindahkan pesawat ke Ukraina, dan menyediakan pesawat pengganti AS.

"Tidak semudah hanya memindahkan pesawat," kata sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki.

Banyak anggota parlemen baik dari Partai Demokrat maupunPartai Republik, meminta Washington  melakukan semua yang bisa dilakukan untuk membantu kiriman pesawat tempur ke Ukraina.

Baca juga: Ternyata Kalau Ada Kelabang Masuk Rumah Justru Jangan Dibunuh, Alasannya Tak Disangka-sangka

Sebelumnya Zelenskiy membuat "permohonan putus asa bagi negara-negara Eropa untuk menyediakan pesawat buatan Rusia" untuk perang Ukraina melawan penjajah Rusia selama panggilan video Sabtu dengan anggota parlemen AS, kata peserta dalam panggilan itu.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah berbicara dengan parlemen AS.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved