Berita Bangka Tengah
Bupati Bangga Bangka Tengah Berhasil Raih Predikat 1 Capaian Indeks MPC Terbaik se-Babel dari KPK
Kabupaten Bangka Tengah meraih peringkat pertama sebagai pemerintah daerah dengan capaian indeks Monitoring Center for Prevention (MCP) tahun 2021.
Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meraih peringkat pertama sebagai pemerintah daerah dengan capaian indeks Monitoring Center for Prevention (MCP) tahun 2021 se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Diketahui, MCP adalah aplikasi yang dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memudahkan monitoring upaya koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi yang dioperasikan, salah satunya oleh pemerintah daerah.
Penghargaan tersebut diumumkan pada Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Kantor Gubernur Bangka Belitung, Selasa (08/03/2022) yang diterima langsung Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua KPK, Inspektur Jendral Kementrian Dalam Negeri, Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah, Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK, Wakil Gubernur Babel, Kepala Daerah dan Forkompimda se-Babel, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Babel, Kepala Kanwil ATR/BPN Babel, Sekretaris Daerah se-Babel, Inspektur Daerah se-Babel serta PIC MCP se-Bangka Belitung.
Menurut Algafry, penghargaan ini merupakan hasil dari buah kerja sama dan kerja keras semua pihak yang ada di Kabupaten Bangka Tengah.
Ia sangat bersyukur atas pencapaian yang membanggakan tersebut.
Diakuinya, kegiatan MPC di Kabupaten Bangka Tengah telah dilakukan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh KPK.
"Delapan sektor yang menjadi prioritas penilaian MCP ini sudah kita jalankan sesuai dengan mekanisme yang ditentukan,” kata Algafry.
Adapun 8 sektor area intervensi yang dimaksud adalah manajemen APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah), optimalisasi pajak daerah, perencanaan dan penganggaran APBD, pelayanan terpadu satu pintu, manajemen ASN, pengadaan barang dan jasa, manajemen aset daerah, dan tata kelola dana desa.
"Semoga kedepannya penilaian MPC di Kabupaten Bangka Tengah dapat terus tingkatkan," harap Algafry.
(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220309-algafry1.jpg)