Berita Pangkalpinang
Syarat Tes Antigen dan PCR Perjalanan Domestik Dihapus, Pemuda Ini Langsung Rencanakan Liburan
Dia menuturkan, selama hampir tiga tahun ini ia malas berpergian ke luar daerah lantaran beberapa syarat perjalanan yang menurutnya terlalu ribet.
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Novita
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah resmi menghapus persyaratan hasil tes Covid-19, baik rapid test antigen maupun RT-PCR, bagi pelaku perjalanan domestik yang telah menerima vaksinasi dosis lengkap ataupun booster.
Kebijakan tersebut langsung disambut baik oleh sejumlah masyarakat, termasuk di Bangka Belitung (Babel).
Galih (25), warga Kota Pangkalpinang, misalnya, mengaku langsung merencanakan jadwal liburan liburannya yang selama ini tertunda.
Dia menuturkan, selama hampir tiga tahun ini ia malas berpergian ke luar daerah lantaran beberapa syarat perjalanan yang menurutnya terlalu ribet.
"Langsung gas liburan lah, kemana-mana sekarang jadi enggak ribet lagi. Yang pertama, biaya liburan bertambah. Terus, sakit hidung dicolok terus," kata Galih kepada Bangkapos.com, Rabu (9/3/2022).
Sebelumnya, pemuda ini berencana ingin berlibur ke Sulawesi Selatan, tepatnya ke Toraja.
Untuk sampai di Toraja, kata Galih, ia harus menaiki pesawat sebanyak tiga kali jika dari Pangkalpinang.
"Dari sini ke Jakarta pakai antigen, kalau penerbangan hari yang sama masih bisa pakai antigen yang sama tapi kalau enggak mau tes lagi, sampe Makasar mau ke Toraja, tes lagi, pulang pergi habis di anggaran," bebernya.
Dengan demikian, kata Galih, uang yang mestinya digunakan untuk tes antigen bisa dimanfaatkan untuk nambahin uang jajan selama liburan.
"Misal Rp85 ribu itu dibeliin oleh-oleh, udah banyak banget, ekonomi nya bergerak di sana. Lebih hemat jugakan jadinya," tuturnya.
Gerbang Kemajuan Pariwisata Terbuka
Kepala Dinas Pariwisata dan Diskepora dan Disbudpar Provinsi Babel, Suharto, menilai, kebijakan baru tersebut merupakan pembukaan pintu gerbang kemajuan pariwisata di Bangka Belitung.
Ia optimistis, dengan kebijakan baru itu akan kembali menggeliatkan ekonomi, terutama di sektor pariwisata.
"Ini kesempatan bagi semua pengelola wisata agar bisa berkembang lebih baik lagi, terutama sektor perhotelan dan restoran kita. Harapannya, setelah ini okupansi hotel bisa kembali bertambah, lantaran sektor pariwisata menggeliat," kata Suharto kepada Bangkapos.com, Rabu (9/3/2022).
Namun ia meminta, akses moda transportasi menuju Bangka Belitung juga dapat kembali ditambah seperti dulu lagi, sehingga akan semakin banyak wisatawan berdatangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220308-penumpang-tiba-di-bandara-depati-amir-pangkalpinang.jpg)