Selasa, 28 April 2026

Berita Pangkalpinang

Sikapi Harga Kebutuhan Naik hingga Minyak Goreng Langka, Molen Bakal Lakukan Langkah Ini

Apalagi menjelang Bulan Ramadan yang tinggal menghitung hari, masyarakat masih disibukkan dengan kelangkaan minyak goreng.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Novita
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) menjelang Ramadan, menjadi perhatian Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil.

Oleh sebab itu, dalam waktu dekat, Wali Kota Pangkalpinang memastikan  pihaknya akan mengadakan rapat dengan dinas terkait guna membahas hal tersebut. 

Menurutnya, hal itu dilakukan mengingat harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Pangkalpinang mulai merangkak naik.

"Kita akan segera rapat dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Pangkalpinang untuk mengantisipasi kebutuhan bahan pokok kita," kata Maulan kepada Bangkapos.com, Kamis (10/3/2022).

Molen, sapaan akrab Maulan Aklil, mengatakan, saat ini yang masih menjadi perhatian pemerintah kota yakni permasalahan minyak goreng yang sukar didapatkan di pasaran.

Sebagai seorang pemimpin, dirinya tak mau melihat masyarakatnya kesusahan dalam mendapatkan minyak goreng.

Apalagi menjelang Bulan Ramadan yang tinggal menghitung hari, masyarakat masih disibukkan dengan kelangkaan minyak goreng.

"Termasuk minyak goreng yang menjadi perhatian kita. Jangan sampai masyarakat resah dengan kondisi saat ini, apalagi menjelang bulan Ramadan," ujar Molen.

Molen juga meminta masyarakat bijak dalam membeli minyak goreng secara secukupnya.

Hal itu dikhawatirkan bila masyarakat membeli minyak goreng secara besar-besaran karena sebanyak apapun stok yang ada akan habis. Hal itu juga yang membuat harga sulit dikendalikan.

"Jangan panik memborong minyak goreng, Insya Allah stok di pasaran terus kita upayakan terus tersedia," sebutnya.

Kendati begitu, kata Molen, pihaknya terus mengawasi pendistribusian minyak goreng di lapangan bersama stakeholder terkait.

Dengan rapat yang akan segera dilakukan dan pengawasan di lapangan, diharapkan tidak terjadi penimbunan minyak maupun Bapokting yang dilakukan segelintir oknum nakal, sehingga dapat menyusahkan masyarakat.

"Kita tetap melakukan monitor, operasi pasar akan kita lakukan," kata Molen. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved