Berita Bangka Barat
Lapangan Gelora Muntok akan Dijadikan Alun-alun, Bong Ming Ming Ingin Bangkitkan Ekonomi dengan UMKM
Dengan adanya rencana positif tersebut, Bong Ming Ming juga meminta maaf kepada warga yang sering bermain bola di Lapangan Gelora.
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Novita
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dalam waktu dekat akan menyulap Lapangan Gelora Muntok menjadi alun-alun, yang nantinya akan ditempati para UMKM dan sebagai pusat keramaian.
Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming, mengemukakan, Lapangan Gelora akan segera dijadikan sebagai alun-alun. Namun untuk pengerjaannya masih belum dapat dipastikan tahun ini atau 2023.
Tak hanya Lapangan Gelora yang akan disulap melalui Dana Insentif Daerah (DID) 2021, Taman Lokomotif dan Taman Wihelmina juga akan dirombak guna memperindah lokasi tersebut.
"Untuk Lapangan Gelora itu memang sudah disusun dalam DID 2021, lalu juga ada Taman Lokomotif dan Wihelmina. Rencana dibangun 2022, tapi karena dana pusat terjadi recofusing anggaran bisa jadi 2022 atau 2023 nanti," kata Bong Ming Ming, Jumat (11/3/2022).
Bila rencana terealisasi, Bong Ming Ming berharap dapat menyerap lapangan pekerjaan, dengan memperbanyak UMKM untuk menumbuhkan perekonomian, khususnya di Muntok.
"Capaian lapangan pekerjaan yang tersedia, tinggal bagaimana kita berharap minimal 40 sampai 60 persen dari lapangan pekerjaan yang tersedia itu, diprioritaskan untuk masyarakat Bangka Barat. Ini salah satu titik fokus juga dari Pak Bupati, niat beliau, dengan UMKM, kita bisa membangkitkan ekonomi masyarakat," jelasnya.
Dengan adanya rencana positif tersebut, Bong Ming Ming juga meminta maaf kepada warga yang sering bermain bola di Lapangan Gelora.
Karena selain biasa digunakan untuk acara bersar, Lapangan Gelora juga memang kerap digunakan waga untuk bermain sepak bola setiap sorenya.
Namun dengan banyaknya lapangan bola di Muntok, seperti di Lapangan Bina Jaya dan lapangan bola di Desa Air Limau, dapat dijadikan sebagai alternatif para pemain bola untuk bermain di dua lokasi tersebut.
"Jadi Lapangan Gelora itu sebagaimana semangatnya dulu tempat founding father Bung Karno pernah berpidato di sana, kita kembalikan semangatnya itu. Kita ingin mengubah wajah Muntok lah. Saya minta maaf bagi pecinta bola, bukannya saya tidak cinta mereka, tapi kita ingin menjadikan ruang tersebut menjadi sesuatu yang berbeda," bebernya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).