Bukan WhatsApp, Ternyata Ini Aplikasi Chat Paling Aman
Ketika jumlah pengguna melejit, Whatsapp kian serius membenahi keamanan dengan menambahkan end-to-end encryption pada setiap chat
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
Bukan WhatsApp, Ternyata Ini Aplikasi Chat Paling Aman
BANGKAPOS.COM - Fitur keamanan di Whatsapp dan Telegram sebenarnya sudah memadai untuk kebanyakan pengguna.
Namun keduanya memiliki titik lemah di sisi security yang bisa dieksploitasi.
Ketika jumlah pengguna melejit, Whatsapp kian serius membenahi keamanan dengan menambahkan end-to-end encryption pada setiap chat.
Fyi, end-to-end encryption maksudnya isi chat dienkripsi (atau diacak) sejak dikirim sampai diterima. Kunci untuk membuka enkripsi hanya dimiliki oleh pengirim dan penerima.
Kelebihan Whatsapp lain adalah mereka menggunakan standar Signal Protocol yang dikembangkan oleh Open Whisper Project.
Signal Protocol adalah salah satu standar enkripsi paling tangguh saat ini karena melakukan teknik enkripsi berlapis.
KelemahanAkan tetapi, file backup di Google Drive ini ternyata tidak dienkripsi. Hal ini membuka kemungkinan oknum jahat untuk mencuri file backup tersebut dan membaca isi chat Anda.
Kepopuleran Whatsapp sebenarnya juga bisa dianggap kelemahan. Pasalnya hacker lebih “semangat” mencari kelemahan Whatsapp karena iming-imingnya juga besar.
Baca juga: Cara Membaca Pesan yang Telah Dihapus di WhatsApp, Lakukan Langkah Ini Untuk Melihatnya
Baca juga: WhatsApp Kamu Disadap? Ini Ciri-cirinya dan Cara Mudah untuk Mengeceknya
Hacker di sini juga bukan sekadar orang iseng, namun juga institusi khusus (atau bahkan negara) yang memiliki sumber daya besar untuk mencari setiap titik kelemahan Whatsapp.
Telegram
Kelebihan: Berbeda dengan Whatsapp, Telegram tidak melakukan backup untuk Secret Chat. Isi pembicaraan Secret Chat hanya tersimpan di perangkat dalam keadaan terenkripsi. Jadi jika Anda berganti smartphone atau melakukan reset, file Secret Chat otomatis akan hilang.
Kekurangan: Telegram memang melakukan end-to-end encryption, namun hanya saat pengguna memilih Secure Chat. Secara default alias pada chat normal, Telegram tidak melakukan enkripsi.
Hal ini bisa dibilang kelemahan tersendiri karena pengguna harus melakukan langkah tambahan jika ingin mendapatkan end-to-end encryption. Jika dibandingkan Whatsapp yang secare default melakukan enkripsi di setiap chat, pendekatan Telegram ini terbilang kalah praktis.
open source. Selain itu, chat yang bersliweran di Telegram, termasuk Secret Chat, tersimpan di server mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210919-pengguna-whatsapp-ilustrasi.jpg)