Breaking News:

Target Serang Israel Meleset, Rudal Iran Hantam Wilayah Irbil Dekat Kantor Konsulat AS di Irak

Rudal-rudal itu merusak gedung-gedung di dekat kompleks konsulat AS di Irak tetapi tidak ada korban yang dilaporkan.

Editor: fitriadi
BBC News
Rudal Iran menghantam daerah dekat Kantor Konsulat AS di Irak. 

BANGKAPOS.COM - Beberapa rudal balistik yang diluncurkan dari Iran telah menghantam kota Irbil di Irak utara, Minggu (13/3/2022).

Rudal-rudal itu merusak gedung-gedung di dekat kompleks konsulat AS tetapi tidak ada korban yang dilaporkan, kata para pejabat di Pemerintah Daerah Kurdistan.

AS mengatakan tidak ada fasilitasnya yang terkena serangan yang disebut sebagai aksi keterlaluan itu. 

Associated Press melaporkan, seorang pejabat Irak di Baghdad menyebut beberapa rudal mengenai kompleks kekonsulatan AS.

Ia menyebut gedung konsulat itu sebagai target serangan.

Baca juga: Pria Ini Ungkap Perlakuan Pedagang Arab Saudi pada Wanita Indonesia, Beda Kalau yang Beli Laki-laki

Sementara itu, kepala kantor pers luar negeri Kurdistan Irak, Lawk Ghafari menyebut rudal tidak sampai mengenai konsulat AS, tetapi merusak area di sekitarnya.

Seorang pejabat AS juga menerangkan bahwa tidak ada kerusakan di fasilitas milik Washington.

Gedung konsulat di Arbil itu baru jadi dan belum ditempati.

BBC melaporkan, belum ada konfirmasi dari Iran, tetapi media pemerintah Iran mengutip sumber yang mengatakan bahwa sasaran rudal tersebut sebenarnya adalah pangkalan rahasia Israel

Serangan itu terjadi enam hari setelah dua perwira senior Korps Pengawal Revolusi Islam Iran tewas dalam serangan udara yang diduga dilakukan Israel di dekat ibu kota Suriah, Damaskus.

Baca juga: PBB Cek Senjata Biologis di Ukraina, Tudingan Rusia Akhirnya Terjawab

IRGC telah bersumpah untuk membuat Israel "membayar kejahatan ini".

Perdana Menteri Irak Mustafa Kadhimi bergabung dengan AS dalam mengutuk serangan hari Minggu.

"Agresi yang menargetkan kota tercinta Irbil dan menyebarkan ketakutan di antara penduduknya adalah serangan terhadap keamanan rakyat kami," cuitnya.

"Pasukan keamanan kami akan menyelidiki dan berdiri teguh melawan segala ancaman terhadap rakyat kami, " kata Mustafa. (AP/BBC) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved