Rabu, 8 April 2026

Berita Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang Minta Generasi Muda Harus Siap Bersaing

Dimana sebuah kota menjadi pusat tempat berinteraksinya berbagai macam orang dari latar belakang yang berbeda.

Penulis: Cepi Marlianto |
Ist/Prokopim Iwan
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil bersama sang istri Monica Haprinda saat berinteraksi dengan para kandidat Top 5 Duta GenRe Kota Pangkalpinang Tahun 2022 di Ruang OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Sabtu (12/3/2022) malam. Sebelumnya, para peserta Top 5 dipilih dari dua puluh remaja putra dan putri lainnya yang masuk nominasi serta telah melalui tahap seleksi dari ratusan peserta awal. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Kota Pangkalpinang minta remaja di ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) siap bersaing menghadapi era globalisasi. Hal itu karena generasi muda akan menjadi penerus.

"Kita ini akan digantikan anak hari ini, jadi kalian harus buka mata, pandangan dan mindset. Saya ingin Pangkalpinang beda dengan yang lain, sebagai anak-anak dari city of thousand smile (Kota Beribu Senyuman-Red)," kata Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil usai menghadiri Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Pangkalpinang di Ruang OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Sabtu (12/3/2022) malam.

Molen sapaan akrab Maulan Aklil menyebut, Pangkalpinang sebagai ibukota provinsi memiliki masyarakat yang heterogen.

Dimana sebuah kota menjadi pusat tempat berinteraksinya berbagai macam orang dari latar belakang yang berbeda.

Hal tersebut berpotensi menyebabkan terjadinya pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba, untuk itu harus diantisipasi serta diminimalisir.

Caranya dengan semakin giat belajar dan menghindari segala persoalan kenakalan remaja.

"Ini harus diiringi dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi dan menghindari pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba rentan terjadi," ujarnya.

Di sisi lain Molen menilai, kunci kesuksesan dan keberhasilan dimulai dengan tidak menunda-nunda waktu belajar dengan hal yang tidak penting.

Dimana keberhasilan dan kesuksesan tidak tergantung pada orang tua, atau sekolah di mana. Akan tetapi tergantung pada diri masing-masing, mau atau tidak untuk belajar.

Oleh karenanya dia meminta generasi muda untuk tidak minder dan tidak melihat kekurangan yang dimiliki.

Justru sebaliknya, kekurangan yang dimiliki tidak dijadikan sebagai penghalang dalam meraih kesuksesan, sekalipun berasal dari kalangan keluarga kurang mampu.

"Saya ini ayah GenRe 2021, mudah-mudahan diterima 2022. Saya dengan istri ingin melihat perkembangan anak-anak di Pangkalpinang," ucap Molen.

Di era persaingan global nantinya anak-anak Pangkalpinang akan bersaing dengan anak lain di seluruh penjuru dunia.

Maka dari itu Molen berharap dengan adanya pemilihan Duta GenRe dapat menunjukkan tingkat kualitas.

Kualitas Duta GenRe akan menjadi role model untuk Pangkalpinang harus lebih bagus.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved