Breaking News:

Diduga Buka Praktek Prostitusi Pasutri di Gerebek Warga di Kos, Ini Kata Polisi

Penasaran, warga pun sudah lama mencurigai aktivitas pasangan ini, melakukan penggerebekan.

Editor: M Zulkodri
Dok/bapos
ilustrasi 

BANGKAPOS.COM---Resah melihat aktivitas rumah kos di duga dijadikan tempat transaksi prostitusi online.

Sejumlah warga mencurigai pasangan suami istri telah menjalankan bisnis prostitusi online.

Penasaran, warga pun sudah lama mencurigai aktivitas pasangan ini, melakukan penggerebekan.

Namun setelah warga mengrebek, polisi melepas pasangan suami istri ini karena menurut polisi tidak ditemukan unsur tindak pidana.

Kedua pasangan suami istri ini, digerebek saat berada di rumah kos Jalan Abdul Wahab, Sawangan Lama, Depok, Sabtu (12/3/2022) sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca juga: dr Aisah Dahlan Ungkap Wanita Usia di Atas 45 Tahun Kesetiaannya Menurun dan Ingin Ganti Suami

Baca juga: Ceramah Buya Yahya: Istri Tidak Akan Mencium Bau Surga Jika Minta Ini Pada Suami

Warga menduga, kos-kosan tersebut dijadikan tempat prostitusi dengan memanfaatkan aplikasi percakapan daring, MiChat.

Pepen, Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat mengatakan, pengerebekan bermula dari kecurigaan warga terhadap pasangan suami istri ( pasutri) yang sering membawa orang tak dikenal.

Kemudian, dua warga setempat berinisiatif menjebak pasutri itu melalui aplikasi MiChat.

"Warga menjebak dia untuk sewa, sudah sepakat Rp 300.000 sama cowok (dua warga) itu, sudah nego," kata Pepen, saat ditemui, Senin (14/3/2022).

Setelah sepakat, dua warga beserta RT dan tokoh masyarakat mendatangi kos untuk menggerebek.

Namun, upaya itu telah diketahui terlebih dahulu oleh pasutri tersebut.

"Kami berenam ke atas (lantai kos).

Tapi mereka udah pada ngumpet.

Karena dia tau dari suaminya," kata Pepen.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved