Berita Bangka Tengah
Kabar Gembira, Produk Lempah Kuning dalam Kaleng Segera Beredar di Pasaran, Begini Tampilannya
Inovasi produk olahan ikan dari Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah berupa lempah kuning dalam kaleng akan segera beredar.
Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Inovasi produk olahan ikan dari Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah berupa lempah kuning dalam kaleng akan segera beredar dan bisa dinikmati masyarakat.
Lempah Kuning adalah satu diantara makanan khas Bangka Belitung berbahan dasar dari ikan.
Makanan ini dimasak menggunakan bahan-bahan seperti kunyit dan biasanya ditambah dengan nanas yang membuatnya berwarna kuning, sehingga disebut lempah kuning.
Ditambah dengan racikan bumbu yang khas, tak heran jika makanan ini menjadi primadona bagi masyarakat Bangka Belitung.
Baca juga: 3 Tahun Lebih Jabat Wali Kota, Molen Klaim Pembangunan di Pangkalpinang Berhasil
Baca juga: Ibarat Layangan Putus, Mimpi Jalan-Jalan Keliling Manggar, Remaja di Belitung Jadi Korban Sodomi
Oleh karena itu, untuk mengenalkan makanan tersebut ke seluruh Indonesia, Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah membuat produk tersebut dalam kemasan kaleng agar bisa dibawa dengan mudah ataupun dijadikan oleh-oleh.
Kepala Bidang Pengelohan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah, Atika Anggraini menyebutkan, pengalengan lempah kuning ini dilakukan agar masyarakat Bangka Belitung yang tinggal didaerah lain tetap bisa merasakan makanan tersebut.
"Inovasi ini juga kami lakukan untuk mengenalkan makanan ini kepada masyarakat luas yang ada di seluruh Indonesia," kata Atika kepada Bangkapos.com, Jumat (18/3/2022).
Menurutnya, rencana pengalengan lempah kuning ini sudah mulai dilakukan perizinan pada tahun 2021 lalu.
Ia menyebutkan, produksi lempah kuning ini dapat terjadi melalui kerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Bahan Alami yang ada di Gunungkidul, Yogyakarta.
"Setelah dilakukan pengujian keamanan produk, di akhir tahun kemarin, kami sudah mendapatkan izin produksi dari BPOM," ucapnya.
Diakuinya, saat ini produksi lempah kuning dalam kaleng tersebut sudah siap diproduksi dalam jumlah besar, namun masih terkendala anggaran.
"Untuk saat ini, belum kita lanjutkan lagi produksinya, karena masih menunggu kesiapan anggaran terlebih dahulu," ungkap Atika,
Meski belum bisa dipasarkan, pihaknya sudah membuat dua contoh produk lempah kuning dalam kaleng menggunakan bahan dasar ikan tenggiri dan ikan manyung.
Produk tersebut dikemas dalam kaleng dengan berat bersih 200 gram yang memiliki desain kemasan dominan warna kuning untuk yang berbahan ikan tenggiri dan warna biru muda untuk yang berbahan ikan manyung.
Baca juga: Ratusan Ribu Orang Babel Telah Dapat Kartu Prakerja, Gelombang 24 Kini Dibuka, Begini Caranya
Baca juga: Sepanjang Tahun 2021 Pemkot Pangkalpinang Gelontorkan Rp582 Miliar untuk Atasi Permasalahan Ini
Kata Atika, pembuatan lempah kuning dalam kaleng ini dimasak secara langsung oleh pelaku UMKM di Bangka Tengah yang diboyong ke Yogyakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220318-lempah1.jpg)