Senin, 20 April 2026

Elit Rusia Membelot, Putin Bakal Diracun dan Sudah Siapkan Presiden Pengganti

Ada kelompok elit di Rusia yang gerah dengan kerasnya Presiden Vladimir Putin, mereka ingin menggulingkannya bahkan berencana membunuhnya.

ladimir Putin, sosok berpengaruh bagi Rusia memimpin 20 tahun lebih (AFP/Mikhail Metzel)
Vladimir Putin, sosok berpengaruh bagi Rusia memimpin lebih dari 20 tahun. 

Elit Rusia Membelot, Putin Bakal Diracun dan Sudah Siapkan Presiden Pengganti

BANGKAPOS.COM - Dampak invasi Rusia ke Ukraina semakin melebar.

Tidak hanya menyebabkan tragedi kemanusian di Ukraina, tapi juga mempengaruhi politik di kubu Rusia.

Dikabarkan, ada kelompok elit di Rusia yang gerah dengan kerasnya Presiden Vladimir Putin.  

Kelompok ini ingin menggulingkan pemerintahan Putin, bahkan merencanaan pembunuhan terhadapnya.

Sanski dari barat yang begitu bertubi-tubi membuat kelompok ini khawatir Rusia akan menjadi negara miskin.  

Informasi ini diungkap Badan Intelijen Ukraina bahwa orang dalam Kremlin berencana menyingkirkan Presiden Vladimir putin dan meracuninya.

Menurut Kepala Direktorat Intelijen Kementerian Pertahanan Ukraina, kelompok berpengaruh yang merupakan anggota elit Rusia menyusun rencana untuk menggulingkan presiden Moskow.

Dikutip Mirror, tujuan dari kelompok ini yakni menyingkirkan Putin dari kekuasaan sesegera mungkin dan memulihkan hubungan ekonomi dengan Barat.

Baca juga: Saat Gerebek Pasangan di Kamar Hotel, Polisi Tertawa Sampai Menangis Usai Si Wanita Ungkap Identitas

Baca juga: Pakai Dress Bolong-bolong, Tante Ernie Bikin Fansnya Kelimpungan, Speechless Bro!

Berdasarkan laporan intelijen, orang dalam yang berkedudukan tinggi mengaku kecewa dengan dampak perang dan sanksi ekonomi yang dijatuhkan kepada Rusia.

Badan intelijen Ukraina mengklaim pengganti Putin telah dipilih dalam bentuk Direktur FSB Alexander Bortnikov.

Kepala Badan Intelijen Rusia FSB, Alexander Bortnikov menunggu dimulainya pertemuan Komite Penyelenggara Pobeda (Kemenangan) di Kremlin di Moskow pada 11 Desember 2019.
Kepala Badan Intelijen Rusia FSB, Alexander Bortnikov menunggu dimulainya pertemuan Komite Penyelenggara Pobeda (Kemenangan) di Kremlin di Moskow pada 11 Desember 2019. (via tribunnews)

"Sudah diketahui bahwa Bortnikov dan beberapa perwakilan berpengaruh elit Rusia lainnya sedang mempertimbangkan berbagai opsi untuk menyingkirkan Putin dari kekuasaan," kata Kepala Direktorat Intelijen.

"Secara khusus, keracunan, penyakit mendadak, atau 'kebetulan' lainnya tidak dikecualikan," tutur Kepala Direktorat Intelijen.

Kerugian yang ditimbulkan pasukan Chechnya

Badan tersebut menduga kerugian yang ditimbulkan pasukan Chechnya di utara Rusia mungkin mempengaruhi rencana tersebut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved