Breaking News:

INILAH Almh Suhada Ahmad Sidik, Istri Ketua MK Anwar Usman Dulu Sebelum Meminang Idayati Adik Jokowi

Istri Ketua MK Anwar Usman dulu adalah Almh. Suhada Ahmad Sidik, kelahiran Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) 20 Februari 1957, keduanya punya tiga anak

Editor: Dedy Qurniawan
Facebook/LKBH Suropati
Almarhumah Suhada Ahmad Sidik, istri Ketua MK Anwar Usman dulu sebelum meminang Idayati adik Jokowi 

BANGKAPOS.COM - Setelah melamar dan segera menikahi Idayati adik Jokowi, namaKetua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman kini jadi perbincangan.

Status pernikahan Anwar Usman kini diketahui adalah duda beranak tiga.

Sebelum meminang Idayati adik Jokowi, Ketua MK Anwar Isman memiliki istri bernama Suhada Ahmad Sidik.

Melansir Tribun Bali, istri Ketua MK Anwar Usman ini meninggal dunia, Jumat pagi 26 Februari 2021 pukul 07.08 di Rumah Sakit Bethsaida, Serpong, Tangerang, Banten.

Kabar duka tersebut pernah disampaikan melalui akun twitter resmi MK.  

"Kami segenap keluarga besar Mahkamah Konstitusi turut berduka cita atas wafatnya Ibu Suhada Ahmad Sidik, istri dari Ketua MK Anwar Usman," demikian cuitan MK.

Baca juga: INILAH Mendiang Hari Mulyono, Suami Idayati Dulu yang Pernah Ikut Kelola Perusahaan Milik Jokowi

Almh. Suhada Ahmad Sidik kelahiran Bima, Nusa Tenggara Barat  (NTB)  20 Februari 1957.

Dari pernikahan Anwar-Suhada, keduanya dikaruniai tiga orang anak yakni Kurniati Anwar, Kahiril Anwar dan Sheila Anwar.

Saat itu, Anwar Usman sempat mengungkapkan perasaan mengenai keluarganya,

Bagi Anwar, dukungan istri dan anak-anak sebagai penopang karir.

Menurutnya, keluarga adalah segala-galanya.

“Keluarga adalah segala-galanya. Alhamdulillah, sejak awal, istri dan anak saya tercinta mengerti dan memahami untuk tidak mencampuri urusan pekerjaan kantor, tanpa saya minta. Mereka pun tetap mendukung saya,” tandas ayah dari Kurniati Anwar, Kahiril Anwar dan Sheila Anwar ini dikutip dari laman mkri.id dikutip dari Tribun Bali

Sementara itu, dilansir dari laman mkri.id, Anwar Usman sendiri mengawali kariernya sebagai seorang guru honorer pada tahun 1975.

Ia kemudian terjun ke bidang hukum sehingga menjadi Hakim Konstitusi seperti sekarang.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved