Breaking News:

Militer dan Kepolisian

Mampu Tembus Pertahanan Udara Rusia, Inilah Rudal Tochka-U Peninggalan Soviet yang Digunakan Ukraina

seperti apakah kemampuan rudal balistik OTR-21 Tochka, sehingga mampu menembus sistem hanud Rusia?

Penulis: Iwan Satriawan CC | Editor: Iwan Satriawan
Wikimedia Commons/VoidWanderer
Tochka-U missile. 

BANGKAPOS.COM-Meskipun dari sisi kekuatan militernya kalah jauh dari Rusia, pihak Ukraina tak mau menyerah menghadapi serangan Rusia.

Militer Ukraina melakukan perlawanan sengit di darat dan udara guna menahan laju pasukan Rusia.

Militer Ukraina memiliki rudal balistik jarak pendek Tochka-U era Soviet, yang memiliki hulu ledak yang kuat, tetapi presisinya tidak sebagus milik senjata Rusia terbaru.

Sejak serangan yang dilancarkan Rusia pada 24 Februari lalu, praktis berita didominasi oleh langkah operasi militer Rusia yang merangsek masuk wilayah Ukraina timur.

Namun, pada 25 Februari lalu, untuk pertama kalinya Ukraina melakukan serangan balasan langsung ke wilayah Rusia.

Serangan tersebut dilakukan dengan menggunakan rudal balistik jarak dekat.

Rudal Balistik OTR-21 Tochka
Rudal Balistik OTR-21 Tochka (via indomiliter.com)

Dikutip dari indomiliter.com, serangan Ukraina menyasar ke Pangkalan Udara Millerovo di wilayah Rostov Rusia, yang berjarak sekitar 20 km dari garis perbatasan Rusia-Ukraina.

Menurut laporan, pangkalan itu terkena sejumlah rudal balistik OTR-21 Tochka (SS-21 Scarab/9M79).

Dari citra satelit dan foto-foto yang beredar, pangkalan udara itu mengalami sejumlah kerusakan, setidaknya satu unit Sukhoi Su-30SM ‘Flanker-H’ dari Resimen Penerbangan Tempur Pengawal ke-31 Pasukan Dirgantara Rusia (VKS) ke-31 terbakar.

Tentu yang menjadi pertanyaan, seperti apakah kemampuan rudal balistik OTR-21 Tochka, sehingga mampu menembus sistem hanud Rusia?

OTR-21 Tochka adalah rudal balistik jarak pendek – close-range ballistic missile (CRBM).

Rudalnya sendiri mengusung jenis 9M79 yang memiliki jangkauan antara 15 dan 70 km.

Rudal 9M79 dapat dipersenjatai dengan unitary high-explosive blast fragmentation dan hulu ledak submunisi.

Angkatan Darat Ukraina diketahui telah menerima atau mewarisi 500 rudal dengan 90 peluncur, meskipun tidak diketahui berapa banyak yang tersisa dalam inventarisnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved