Berita Pangkalpinang
Dampak Angin Puting Beliung di Bangka Belitung Bertambah Jadi 10 Titik, Ini Lokasinya
Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mikron Antariksa mengatakan, imbas dari angin puting beliung semakin meluas menjadi sepuluh titik
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyebutkan dampak bencana hidrometeorologi berupa hujan deras disertai angin puting beliung kembali bertambah.
Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mikron Antariksa mengatakan, imbas dari angin puting beliung semakin meluas menjadi sepuluh titik yang tersebar di dua daerah dengan total 148 rumah yang terdampak.
Delapan rumah di Pangkalpinang dan 137 rumah di Desa Kebintik, dua rumah ibadah serta satu pangkalan gas elpiji.
Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang Desa Kebintik, Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit, Begini Kondisinya
Baca juga: Angin Puting Beliung di Bangka Belitung, 143 Rumah Serta Fasilitas Umum Rusak
Sepuluh titik itu empat di antaranya terdapat di Perumahan Pepabri RT 3, Kelurahan Temberan, RT 5 Kelurahan Sinar Bulan, Perumahan Tanjung Bunga dan Pantai Pasir Padi, Kota Pangkalpinang.
“Enam titik lainnya di RT 2,3,4,5,6 dan 7 Dusun Sampur Bawah, Desa Kebintik, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah,” ungkap Mikron kepada Bangkapos.com, Rabu (30/3/2022).
Mikron mennyebutkan, rumah yang rusak ringan hingga berat akibat angin puting beliung yang menerjang kawasan Pangkalpinang sendiri bertambah menjadi delapan rumah. Sebelumnya di kawasan itu terdapat empat rumah yang terdata.
Rinciannya empat rumah rusak ringan, empat rumah rusak berat dan dua warung di Pantai Pasir Padi rusak akibat pohon tumbang.
“Sedangkan di Desa Kebintik 137 rumah rinciannya 130 rumah rusak ringan, tujuh rumah rusak berat, dua rumah ibadah dan satu pangkalan gas,” kata Mikron.
Di sisi lain menurutnya, untuk sejauh ini untuk total korban jiwa belum bertambah satu orang mengalami luka berat dan dilarikan ke rumah sakit dan tiga orang mengalami luka ringan.
“Sisanya sekitar 350 orang terdampak bencana alam tersebut baik di Pangkalpinang maupun Bangka Tengah,” kata Mikron.
Baca juga: Korban Puting Beliung Berharap Ada Bantuan Pemerintah
Baca juga: Personel Polisi Disiagakan Tangani Bencana Angin Puting Beliung di Bangka Belitung
Diakuinya, memang saat ini masyarakat yang terdampak lebih memilih mengungsi ke rumah kerabatnya. Untuk kebutuhan mendesak saat ini yang dibutuhkan masyarakat adalah perbaikan akan rumah mereka yang mayoritas atapnya hilang diterjang angin puting beliung.
Namun sampai saat ini pemerintah dibantu stakeholder terkait juga telah menyalurkan bantuan berupa asbes hingga terpal, sebagai penutup sementara atap rumah warga sampai dilakukan perbaikan.
“Saat ini sudah kita salurkan terpal hingga asbes, memang belum merata. Tetapi setidaknya bisa untuk menutupi kebutuhan sementara saat ini,” ucapnya.
Selain itu, sampai hari Rabu (30/3) pemerintah dibantu beberapa stakeholder terkait seperti TNI-Polri, BPBD, Dinas Sosial hingga Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah mendirikan tiga tenda darurat satu di Kelurahan Temberan dan dua di Desa Kebintik.
“Untuk dapur umum lapangan kita sudah sediakan satu di Desa Kebintik, karena di sana menjadi tempat yang terdampak paling parah. Untuk kebutuhan dapur umum dipastikan sudah terpenuhi,” tandas Mikron.
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220330-rumah1.jpg)