Rabu, 13 Mei 2026

Advertorial

Pusat Beri Sinyal Jadikan Babel Gerbang Pariwisata Indonesia

Pemerintah Pusat serta Pemprov Babel menggelar rakor yang dihadiri Wakil Gubernur Abdul Fatah dan Pemprov Sulawesi Utara.

Tayang:
Penulis: Iklan Bangkapos |
Diskominfo Babel
Rapat Koordinasi (Rakor) di Hotel JW Marriot Kuningan, Selasa (29/3). 

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Kepulauan Babel Abdul Fatah mengapresiasi karena pada akhirnya finalisasi RIDPN/ITMP Babel terwujud.

Menurutnya, Babel memiliki posisi sebagai salah satu tujuan wisata nusantara, yang telah diakui secara nasional.

Dia juga menyambut positif percepatan pengembangan pariwisata di Babel, yang dibungkus dengan pola "Camar Laut Bangka Belitung", di mana pengembangan akan tersebar di dua pulau besar, yaitu Bangka dan Belitung.

"Namun diperlukan penguatan konektivitas antar kedua pulau (Pulau Bangka dan Belitung)," ungkapnya.

Adapun lingkup kegiatan RIDPN/ITMP ini didasarkan pada konsep empat pilar pembangunan pariwisata, yaitu pengembangan destinasi pariwisata, pengembangan industri pariwisata, pemasaran pariwisata, dan sumber daya manusia kelembagaan pariwisata.

Empat pilar tersebut merupakan upaya perwujudan asas pembangunan dengan memperhatikan keanekaragaman, keunikan dan kekhasan budaya dan alam, serta kebutuhan manusia untuk berwisata. Pengembangan parwisata harus dilihat dalam satu kesatuan upaya dalam mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan.

Kolaborasi Antar Stakeholder Wujudkan Pembangunan Wisata Inklusif

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa dalam kesempatan yang sama menyampaikan, penyusunan kedua RIDPN/ITMP telah sesuai dengan pendekatan perencanaan yang tematik, holistik, integratif dan spasial (THIS).

Sehingga, percepatan pengembangan DPN Manado-Likupang dan Bangka Belitung dapat dilaksanakan secara lebih terstruktur yang melibatkan dukungan lintas sektor baik publik, swasta dan masyarakat.

“Hasilnya diharapkan dapat mewujudkan DPN Manado-Likupang dan Bangka Belitung yang inklusif, berdaya saing dan mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan secara berkelanjutan,” kata Suharso.

Sejalan dengan itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan jika ITMP sudah ditetapkan menjadi Peraturan Presiden maka akan mudah merencanakan, mengelola, hingga akselerasi pelaksanaan pembangunan destinasi wisata yang berkelas.

"Harapannya setelah ITMP ini ditetapkan jadi Peraturan Presiden, kita bisa mengakselerasi pelaksanaan dari master plan ini agar kita bisa menyiapkan Manado-Likupang dan Bangka Belitung sebagai Destinasi Pariwisata Nasional yang berkelanjutan dan berdaya saing global (world class) didukung dengan kolaborasi dan komitmen seluruh stakeholder terkait," kata Menparekraf.

Melalui komitmen dan kolaborasi yang terjalin antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder yang terkait tentunya akan menjadi modal utama dalam pengembangan sektor parekraf. Sehingga, kita dapat membuka peluang lapangan kerja seluas-luasnya dan menggerakan ekonomi daerah serta berdampak pada kebangkitan ekonomi nasional.

Penulis: Budi
Foto: Nurul Umar
Editor: Rangga

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved