Jumat, 17 April 2026

Ramadhan

Sore Ini Sidang Isbat, Ada Potensi Beda 1 Ramadhan, Simak Prediksi BMKG dan Peneliti BRIN Lapan

Kementerian Agama mengakui ada potensi perbedaan 1 Ramadhan karena adanya perbedaan metode penetapan.

Editor: fitriadi
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Petugas lembaga Falakiyah pondok pesantren Al-Hidayah Basmol, Jakarta Barat melakukan pemantauan hilal di atas masjid Al-Musariin, Minggu (5/5/2019). 

BANGKAPOS.COM - Kementerian Agama RI akan menggelar sidang isbat penentuan 1 Ramadhan 1443 H  pada sore ini, Jumat (1/4/2022). 

Keputusan pemerintah tentang awal puasa Ramadhan tentu dinanti-nanti umat muslim di Indonesia.

Sementara itu, Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadhan 1443 H bertepatan dengan hari Sabtu, 2 April 2022.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Agama, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Adib mengatakan masyarakat harus bersabar menunggu hasil sidang isbat.

Adib mengakui ada potensi  perbedaan penetapan 1 Ramadhan.

Sebelumnya, pernah juga terjadi perbedaan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah.

Hal itu, kata Adub bisa terjadi karena adanya perbedaan metode penetapan. Ada yang menggunakan metode hisab wujudul hilal, ada juga yang menggunakan imkanur rukyat.

“Jika pun ada beda awal Ramadhan, sudah semestinya kita mengedepankan sikap saling menghormati agar tidak mengurangi kekhusyuan dalam menjalani ibadah puasa,” kata Adib.

Dalam sidang isbat dibahas hasil rukyatul hilal untuk menentukan awal puasa Ramadhan.

Rukyatul hilal selalu dilaksanakan pada tanggal 29 Hijriyah di akhir bulan dalam kalender Islam.

Begitu juga untuk menentukan awal Ramadhan dilaksanakan pada akhir bulan Syaban.

Dalam sistem penanggalan Islam, apabila saat dilaksanakannya rukyah, hilal terlihat, maka keesokan harinya masuk tanggal satu (1) bulan baru Hijriyah.

Namun, jika hilal tidak berhasil dilihat, entah karena tertutup mendung ataupun faktor lainnya, maka dilakukanlah istikmal atau penggenapan hari dalam bulan tersebut menjadi tiga puluh (30) hari.

Prediksi BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa kecil kemungkinan dapat melihat hilal pada 1 April 2022.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved