Rabu, 6 Mei 2026

Kenapa Harus Berdoa Padahal Allah Maha Tahu, Berikut Penjelasan Ceramah Buya Yahya

Buya Yahya memberikan penjelasan dalam ceramahnya perihal mengapa harus berdoa padahal Allah Maha tahu.

Tayang:
Penulis: Widodo | Editor: Alza Munzi
YouTube Al-Bahjah TV
Buya Yahya mengapa harus berdoa padahal Allah Maha Tahu 

BANGKAPOS.COM -- Buya Yahya memberikan penjelasan dalam ceramahnya perihal mengapa harus berdoa padahal Allah Maha tahu.

Terkait itu banyak mempertanyakan, termasuk salah satu jemaah saat ceramah Buya Yahya.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah itu pun menjelaskannya sebagaimana dilansir oleh Bangkapos.com dalam video di kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada tanggal 14 Januari 2022.

"Seorang hamba yang sudah melaksanakan kewajiban shalat lalu diharuskan berdoa," kata dia.

Sebab Nabi Muhammad SAW pernah mengajarkan kepada umat manusia untuk berdoa setelah menunaikan ibadah shalat wajib.

Jika ada orang saleh berdoa setelah melakukan kebaikan, bukan berarti suatu hal yang terlarang.

"Diajarkan berdoa oleh Rasulullah, jadi ketika ada orang yang berbuat kebaikan lalu berdoa bukan suatu hal yang terlarang," beber Buya Yahya.

Justru itu merupakan hal yang baik, lalu kapan doa bisa cepat dikabulkan oleh Allah SWT? 

Usahakan khusyuk saat berdoa, karena ia termasuk hamba yang membutuhkan Allah SWT.

Jangan lupa memilih waktu tepat seperti sahur atau setelah melakukan kebaikan.

Ketika Allah memudahkan manusia dalam melakukan kebaikan, di saat itu Allah SWT membuat orang tersebut dapat mengenal-Nya.

Sehingga waktu ini sangat tepat untuk meminta kepada Allah.

Baca juga: Istri Gelisah Diajak Suami Pindah dari Rumah Orang Tua, Tapi Ibu Tak Merestui, Ini Kata Buya Yahya

Sementara mengenai berapa jumlah doa yang dikabulkan, itu adalah urusan Allah SWT.

Doa termasuk bagian dari ibadah, bahkan Nabi Muhammad SAW menyebutnya sebagai saripati ibadah.

Disamping itu, doa merupakan bentuk kesadaran tentang kelemahan dan kefakiran seorang umat manusia.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved