Ceramah Buya Yahya, Anak Pindah Agama, Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua?
Buya Yahya menjelaskan apa yang harus dilakukan orang tua saat anak pindah agama.
Penulis: Widodo | Editor: Alza Munzi
Dirinya juga mengatakan bahwa pada saat orang agama lain meninggalpun, masih lebih tinggi derajatnya dibanding orang murtad.
"Bahkan orang yang murtad meninggal dunia tidak terhormat. Tapi kalau orang Nasrani yang meninggal dunia maka kita wajib merawat jenazahnya," ujar Buya Yahya.
Sebagaimana diketahui bahwa dalam ajaran agama Islam, seseorang yang pindah atau keluar dari Islam disebut sebagai murtad.
Buya Yahya, menyamakan murtad dengan pengkhianatan.
Menurut dia, khianat yang paling besar adalah murtad, yaitu khianat kepada Allah SWT.
"Ingat, jika kita punya tetangga yang Nasrani, kita punya kewajiban kepada dia Fardu Kifayah.
Kalau mereka meninggal tidak ada yang mengubur, kita wajib mengubur, wajib mengkafani, cuma tidak perlu disalati, karena dia tidak kenal tentang salat. Tapi kita wajib merawatnya," ujarnya.
Jika ada orang sakit pun, Buya Yahya mengatakan wajib memberikan obat.
Ada orang kelaparan, wajib memberi makan.
Namun, bagi orang murtad, yang sudah tidak lagi memiliki iman, dia dianggap tak lagi terhormat.
"Tetangga kita yang Nasrani wajib kita memuliakan dia, tapi orang murtad dia berkhianat.
Boleh kita menguburnya, kalau bukan karena mengganggu saja, biarin.
Murtad adalah rendah.
Dan harus kami sampaikan tegas agar orang waspada, rendah di dunia rendah di akhirat," tegas dia.
Dia mengajak orang-orang murtad agar bertaubat dan kembali pada Allah, karena Allah sejatinya Maha Pengampun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220411_buya-yahya-jelaskan-apa-yang-harus-dilakukan-orang-tua-saat-anak-pindah-agama.jpg)