Konflik Rusia dan Ukraina
Diam-diam Inggris Kirim Pasukan Elite SAS Ke Ukraina, PM Boris Johnson Bantu Tank Untuk Hadapi Rusia
Seorang komandan militer Ukraina memberi bocoran para pelatih dari pasukan SAS menunjukkan cara menggunakan rudal anti-tank Inggris.
BANGKAPOS.COM, KYIV - Special Air Service (SAS), korps pasukan khusus Inggris yang terkenal, dikabarkan telah melatih tentara Ukraina di wilayah Kyiv.
Sumber militer Ukraina mengatakan kepada The Times of London pada hari Jumat (15/42022) bahwa pasukan SAS memimpin sesi pelatihan minggu lalu dan minggu sebelumnya.
Seorang komandan mengatakan para pelatih menunjukkan cara menggunakan NLAW, sejenis rudal anti-tank Inggris.
Laporan tentang SAS melatih tentara Ukraina untuk pertama kalinya belum dikonfirmasi oleh Kementerian Pertahanan Inggris.
Baca juga: Rusia Peringatkan AS dan NATO Jangan Coba-coba Kirim Senjata Ke Ukraina
Sebelumnya dilaporkan bahwa pasukan Ukraina akan dikirim ke London untuk menjalani sesi latihan mengoperasikan kendaraan lapis baja bantuan Inggris.
Inggris kirim bantuan 6.000 rudal untuk Ukraina
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson sebelumnya menjanjikan akan menyokong Ukraina dengan sejumlah senjata untuk melawan Rusia.
Dikutip dari Russia Today, kabar ini dikonfirmasi oleh Menteri Angkatan Bersenjata Inggris, James Heappey pada Selasa (12/4/2022).
Heappey belum dapat memastikan kapan seluruh pasukan Ukraina yang mengikuti latihan tiba di Inggris.
Pasukan Ukraina tersebut merupakan yang ditunjuk untuk mengoperasikan 120 kendaraan lapis baja bantuan Inggris.
Kendaraan lapis baja ini rencananya digunakan untuk menyokong Ukraina dalam konfliknya dengan Rusia.
“Ada 120 kendaraan lapis baja yang sedang dalam proses persiapan,” kata Heappey kepada LBC Radio.
“Dan pasukan Ukraina yang akan mengoperasikannya akan tiba di Inggris dalam beberapa hari ke depan untuk belajar mengemudi dan memimpin kendaraan itu.”
Pengiriman senjata ini dijanjikan oleh Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang bertandang ke Kyiv pada pekan lalu.
Dalam pertemuannya dengan Presiden Volodymyr, selain bantuan militer, Johnson juga berjanji akan memberikan bantuan keuangan.
Baca juga: Fasilitas Militer Ukraina Dibom, Rusia Ancam Tingkatkan Serangan ke Kyiv Jika Wilayahnya Diusik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220416-tentara-Inggris-berlatih-di-Jepang.jpg)