Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Gubernur Dapat Teguran dari Ketua DPRD Terkait Progres Persiapan G20

Jika pun harus mengalokasikan sejumlah anggaran, DPRD siap memfasilitasi rapat anggaran mendahului perubahan APBD 2022.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Tedja Pramana
bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Ketua DPRD Bangka Belitung, Herman Suhadi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung, Herman Suhadi mempertanyakan persiapan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai tuan rumah pertemuan tingkat para menteri negara yang tergabung G20 di Belitung pada September 2020 mendatang.

Politisi PDI Perjuangan ini mengaku beberapa hari lalu sudah melakukan studi banding mengenai persiapan G20, namun dia merasa Bangka Belitung tidak memiliki progres dalam persiapannya.

"Di Bali itu pertemuan tingkat kepala negara atau presiden, sementara di Belitung adalah tingkat menteri. Kita mendapat paparan dari Pemprov Bali, di Juni 100 persen selesai. Kerjasama TNI Polri disana sudah sangat luar biasa, bahkan dimana tata letak parkirnya pun sudah dipersiapkan. Ketika parkir ini penuh, kemana larinya mereka sudah tahu. Karena memang sudah TSM, terstruktur sistematis dan masif, pertanyaannya bagaimana dengan Bangka Belitung? Kita miris, infrasturkur kita baru mau dimulai," ujar Herman kepada awak media, Senin (18/4/2022).

Dia menyebutkan padahal pada awal tahun, para pejabat di provinsi sangat semangat menyambut G20, namun persiapan masih perlu dioptimalkan.

"Saya mengetuk hati dan pikiran kawan-kawan di provinsi, khususnya pemprov untuk segera mungkin mempersiapkan ini dengan membangun fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan," katanya.

Jika pun harus mengalokasikan sejumlah anggaran, DPRD siap memfasilitasi rapat anggaran mendahului perubahan APBD 2022.

"Jika itu membutuhkan persetujuan DPRD, tim anggaran pemprov Babelnya mana. Tolong bersurat ke kami. Oleh karena itu, saya mengetuk hati dan pikiran Gubernur dan Wagub untuk sesegera memulai ini," tegasnya.

Herman juga mengingatkan Gubernur dan Wagub Babel tidak melepas tanggung jawab ini lantaran masa kerjanya sudah hampir habis di Mei 2022.

"Saya sangat mengedor gubernurnya dan wakil gubernurnya sebelum habis masa jabatannya, tolong letakkan batu pertama dan letakkan dasar-dasar dari pelaksanaan G20 sehingga masa jabatan habis, Pj gubernur dan OPD terkait bisa meneruskan," katanya.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved