Breaking News:

Militer dan Kepolisian

Operasi Blue Peacock, Ketika Inggris Membuat Ranjau Darat Nuklir Menggunakan Ayam Hadapi Uni Soviet

Senjata ini direncanakan untuk dipicu dari jarak jauh untuk menimbulkan kerusakan maksimum pada pasukan Soviet

Editor: Iwan Satriawan
The Peninsula Qatar
ilustrasi ranjau 

BANGKAPOS.COM-Salah satu senjata yang digunakan dalam perang adalah ranjau darat.

Ranjau darat sendiri adalah alat peledak yang ditanamkan ke dalam tanah, dan akan meledak ketika disentuh atau diinjak oleh sebuah kendaraan, orang, atau binatang.

Berkaitan dengan ranjau darat ini, pada masa Perang Dingin, ada ranjau darat yang memiliki kemampuan yang mengerikan lantaran berkekuatan nuklir.

Perang Dingin yang pernah terjadi adalah waktu yang menegangkan bagi orang Eropa, karena mereka terjebak berada di antara raksasa militer Uni Soviet dan Amerika Serikat.

Kedua negara adidaya itu mengarahkan misil mereka dari Utara yang beku, ke Selatan yang cerah, menunggu tirai di teater perang ini.

Tetapi Rusia dan Amerika bukanlah satu-satunya kekuatan nuklir di kawasan itu.

Ilustrasi
Ilustrasi (Mirror)

Prancis dan Inggris juga pemain dalam permainan dan merancang pencegah mereka sendiri untuk invasi oleh ancaman Soviet.

Inggris membuat nama mereka untuk keahlian teknik perang dalam Perang Dunia Kedua dengan bom memantul yang sukses dan pesawat tempur spitfire super cepat.

Menghadapi senjata pemusnah massal dan kekuatan militer yang besar dari angkatan bersenjata Uni Soviet, Inggris yang berani datang dengan berbagai ide yang dirancang untuk menghentikan kemajuan musuh di jalurnya.

Salah satu desain tersebut, dengan nama sandi Operasi Blue Peacock, adalah ranjau darat nuklir.

Senjata ini direncanakan untuk dipicu dari jarak jauh untuk menimbulkan kerusakan maksimum pada pasukan Soviet yang maju.

Namun, satu masalah yang tidak dapat diatasi oleh para perancang dengan mudah adalah ledakan tidak dapat terjadi jika perangkat terlalu dingin, dan terkubur di bawah tanah di dataran utara Jerman, mempertahankan suhu di mana elektronik bom bisa efektif itu sulit.

Pada Juli 1957 Angkatan Darat Inggris memerintahkan sepuluh ranjau darat nuklir dibangun dan dikirim ke Jerman Barat.

Menurut mereka ini adalah unit tenaga nuklir yang digunakan oleh pasukan militer Inggris yang ditempatkan di negara itu.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved