Kunker ke PT Timah Tbk, Molen Bahas Masjid Kubah Timah Hingga Sepeda PGK
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil beserta rombongan menyambangi Kantor Perusahaan pelat merah terbesar di Bangka Belitung, Kamis (21/4/2022).
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: M Ismunadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil beserta rombongan menyambangi Kantor Perusahaan pelat merah terbesar di Bangka Belitung, Kamis (21/4/2022).
Mengenakan baju batik, Molen sapaan akrabnya melawat ke PT. Timah ditemani oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pangkalpinang, Mie Go.
Tak ayal kedatangan pemerintah kota disambut hangat oleh Direktur Sumber Daya Manusia,Yennita di Gedung Griya Kantor Pusat PT. Timah Tbk.
Molen mengatakan, kunjungannya ke kantor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut dalam rangka kunjungan kerja sekaligus untuk mempercepat proses pembangunan dan memaparkan pembangunan Masjid Agung Kubah Timah, Pertanian serta Peternakan, Sepeda PGK hingga zakat.
Dimana menurutnya bagaimana caranya sebagai ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung harus memiliki Masjid agung. Seperti yang diketahui di Pangkalpinang hanya ada masjid raya yang merupakan milik provinsi.
“Ini bermula bagaimana saya ingin punya Masjid Agung di Kota Pangkalpinang, kota ini belum punya Masjid Agung,kita punya Masjid Raya tapi itu punya provinsi, malu kita kalau tidak ada Masjid Agung,” kata dia.
Di sisi lain lanjut Molen, masjid ini juga dapat dijadikan ikon bagi Pangkalpinang khususnya dan Bangka Belitung Pada umumnya dengan sketsa oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dengan ciri khas ornamen timah.
Dia yakin PT Timah dapat membantu karena perusahaan itu telah banyak membangun masjid dan musala se-Bangka Belitung.Sejauh ini pihaknya juga telah menyediakan Yayasan Masjid Agung Kubah Timah, yayasan itu nantinya akan digunakan untuk menerima bantuan dari masyarakat yang ingin membantu pembangunan masjid tersebut.
“Kami sudah punya Yayasan Masjid Agung Kubah Timah, mereka ingin juga kontribusi disini, kita ingin menggerakkan semangat dan marwah Masyarakat Bangka Belitung. Gereja itu juga saya minta salib-nya timah, saya ingin gereja dan masjid ini seperti dua beradik, secara warna juga saya ingin senada,” ungkap Molen.
Kendati begitu, Molen mengklaim pengerjaan pembangunan Masjid Agung Kubah Timah akan mulai digagas pada tanggal 1 Juli 2022 mendatang. Targetnya, sebelum masa jabatannya berakhir menjadi Wali Kota Pangkalpinang pada 17 November 2023 masjid tersebut telah berdiri.
Karena proyek ini merupakan proyek besar dan beda dengan yang lain, namun tetap sesuai aturan berlaku. Oleh Karenanya untuk menangani kekurangan dana tersebut, pemerintah menggaet pihak ketiga dalam pembangunan masjid itu. Mulai dari membuka yayasan Masjid Agung hingga pengusaha yang ada di Bangka Belitung.
“Dukungan ini juga dari kiai. ustaz, dari pendeta-pendeta juga, ini adalah legacy (Warisan-Red), kenang-kenangan kita selagi ada di dunia, ini akan menjadi kebanggaan masyarakatBangka Belitung,” ucapnya.
Terpisah Kepala PUPR, Mie Go menambahkan bahwa pembangunan Masjid Agung Kubah Timah merupakan salah salah satu program strategis Wali Kota Pangkalpinang. Masjid Itu nantinya akan berdiri berdampingan dengan GPIB Maranatha. Kedua rumah ibadah itu nantinya akan menjadi simbol keharmonisan kerukunan beragama.
“Ini hanya satu-satunya yang ada di Indonesia bahkan dunia. Selain ikon kubah timah, parkir masjid dan gereja satu kesatuan, digunakan bersama-sama, Masjid ini berkapasitas 900 lebih orang,”ujar Mie Go.
Sambung dia, terkait lokasi pembangunan Masjid Agung Kubah Timah, luas daerah,pemodelan dan struktur bangunan hingga skema paket pelaksanaan konstruksi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220421_molen-kunker-ke-pt-timah-tbk-01.jpg)