Hati-hati yang Percaya dengan Dukun untuk Memulai Usaha, Buya Yahya Sebut Begini
Hati-hati yang percaya dengan dukun untuk memulai usaha, Buya Yahya sebut keluar dari iman.
Penulis: Widodo | Editor: Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM -- Hati-hati yang percaya dengan dukun untuk memulai usaha, kata Buya Yahya sebut keluar dari iman.
Percaya dengan dukun ketika memulai usaha sama saja perbuatan dosa besar.
Tak bisa dipungkiri bahwa masih ada orang yang percaya kepada dukun dalam hal untuk melancarakan usaha yang baru dimulai.
Lalu sebenarnya apa hukum datang ke dukun ketika ingin memulai usaha yang baru.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya menjelaskan hukum datang ke dukun saat memulai usaha baru.
Hal itu dia beberkan dalam video di kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 22 November 2021.
Dia menyebutkan berurusan dengan dukun adalah dosa besar hingga murtad.
"Dosa besar, kalau percaya dengan dukun sesungguhnya maka keluar dari iman," ujar Buya Yahya.
Buya Yahya kembali mengingatkan bahwa repotnya dalah masalah kepercayaan.
"Repotnya kalau suami percaya dengan dukun kalau untuk usaha dan datangnya ke dukun," sebutnya.
Jika menanggapi pertanyaan dari jemaah yang menanyakan kepada Buya Yahya bahwa perkara pekerjaan sebelum itu sudah ada.
Hasil dari pekerjaan sebelumnya juga halal sehingga tidak perlu harus ke dukun.
"Rezekinya yang diberikan oleh perusahaan itu halal, modal yang digunakan bukan hasil haram sehingga baik ketika memulai usaha namun jangan meminta pertolongan dukun," ujarnya.
Terlebih menurutnya itu hasil dari kuli maka halal.
"Hanya itu saja yang saya sarankan terkait kedatangan ke tempat dukun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220405_buya-yahya-menjelaskan-batalkah-puasa-bila-tertelan-air-wudhu-saat-berkumur.jpg)