Minggu, 19 April 2026

Berita Bangka Barat

Sediakan Dua Area Buffer Zone, H-2 Antrean Panjang Pelabuhan Tanjung Kalian Mulai Berkurang

Pada  H-2 lebaran Idul Fitri kondisi arus mudik di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, sudah mengalami penurunan jumlah antrean kendaraan.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Rizki Irianda Pahlevy
Kondisi antrean di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Sabtu (30/04/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pada  H-2 lebaran Idul Fitri kondisi arus mudik di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah mengalami penurunan jumlah antrean kendaraan setelah melewati puncak arus mudik pada Jum'at (29/04/2022) lalu.

Sebelumnya antrean di jalur truk sempat mencapai 2,5 Kilometer, sedangkan di jalur kendaraan pribadi hingga sekitar 1,5 Kilometer.

Namun kini dari pantauan Bangkapos.com pada pukul 12.00, antrean truk hanya menyisakan sekitar 1,5 Kilometer sedangkan kendaraan pribadi hanya sekitar 800 meter saja.

Berkurangnya antrean ini pun terjadi selain sudah melewati masa puncak arus mudik, juga dikarenakan adanya buffer zone atau kantong parkir yang berada di lahan kosong sebelah kiri Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok.

Untuk terus mengurai antrean kendaraan di jalanan kini Pemkab Bangka Barat juga sudah membuka buffer zone baru, yakni area yang berada di sebelah kanan atau di Pantai Tanjung Kalian yang dialihkan menjadi area parkir khusus truk.

"Kita bikin lagi buffer zone, satunya khusus mobil besar atau truk kira arahkan ke sebelah mercusuar disana. Lalu mobil kecil kita manfaatkan di buffer zone Pemda Bangka Barat, insyaAllah bisa menampung 80-90 persen kendaraan yang ada di jalan," ungkap Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming, Sabtu (30/04/2022).

Dengan adanya buffer zone, Bong Ming Ming berharap pemudik dapat kumpul dalam satu titik, sehingga mempermudah mendapatkan fasilitas yang diberikan Pemkab Bangka Barat.

Sebelumnya Pemkab Bangka Barat juga sudah menyediakan berbagai fasilitas, seperti WC umum hingga dapur umum yang ditujukan kepada para pemudik secara gratis.

"Kita siapkan pelayanan dari sisi kebutuhan mereka sehari-hari, mck dan sebagainya. Lalu juga umkm kita ada disini, lalu panggung hiburan juga ada agar mereka tidak bosan. Lalu ibu-ibu hamil dan menyusui, kita juga siapkan tenda khusus untuk mereka," jelasnya.

Sementara itu selain fasilitas dan area buffer zone, untuk arus bongkar muat kendaraan pun sudah dibagi menjadi dua skenario antara kendaraan pribadi dan truk.

"Untuk arusnya nanti dari pukul 08.00 hingga 20.00, itu 90 persen mobil kecil dan 10 persen itu truk. Sisanya dari pukul 22.00 sampai pukul 06.00 itu, 90 persen truk dan 10 persennya mobil kecil. Jadi ini dilakukan, untuk menjaga keseimbangan antara jalur kendaraan truk dan mobil kecil," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved