Kamis, 14 Mei 2026

Militer dan Kepolisian

Inilah T-14 Armata Milik Rusia, Tank Tempur Terbaik di Dunia yang Dilengkapi Kecerdasan Buatan

Tank T-14 mampu menembak hingga sepuluh putaran per menit, mencapai target pada jarak hingga tujuh kilometer

Tayang:
Penulis: Iwan Satriawan CC | Editor: Iwan Satriawan
rbth
T-14 Armata 

BANGKAPOS.COM - Kekuatan militer Rusia menarik untuk dibicarakan setelah negara tersebut memutuskan perang dengan Ukraina.

Tak bisa dipungkiri, sebagai pemilik salah satu kekuatan militer terbesar di dunia, Rusia memiliki berbagai persenjataan canggih yang menggentarkan pihak barat.

Salah satunya adalah Tank berat T-14 Armata.

Tank T-14 menandai tonggak sejarah dalam pengembangan teknologi lapis baja berat abad ke-21.

T-14 adalah tank generasi ketiga pertama di dunia.

Dilansir dari laman rbth.com, tank itu dilengkapi dengan meriam smoothbore (istilah untuk senjata yang tidak memiliki ulir pada larasnya, disebut juga laras halus -red.) 2A82 125 mm, dengan opsi untuk memasang meriam 2A83 152 mm, dan pengendali jarak jauh yang sepenuhnya digital.

Ini adalah satu-satunya tank di dunia dengan turet tanpa awak — seluruh kru beroperasi di dalam kapsul lapis baja tertutup yang dilapisi pelindung depan superkuat.

Dari situlah awak tank mengendalikan kendaraan lapis baja itu dan semua sistemnya.

Solusi teknologi ini memungkinkan kru untuk tetap bertahan hidup bahkan ketika turet mereka dihantam serangan langsung atau amunisinya terbakar.

Selain itu, lapis baja tank ini dapat menahan tembakan peluru antitank dan rudal.

Bicara soal lapis bajanya, T-14 memiliki sistem perlindungan aktif baru yang disebut Afganit, yang mampu menghancurkan target baik secara fisik maupun melumpuhkan mereka.

Ia memiliki empat antena yang “menangkap” proyektil musuh saat mendekat dan menjatuhkannya dari lintasan peluncurannya dengan bantuan laser, radar, dan smoke screen.

Jika proyektil lolos dari radar dan laser, tameng Malakhit yang dinamis akan aktif dan mengenai rudal musuh ketika mendekati tank.

Pesaing terdekat Armata adalah tank Abrams Amerika. Tank ini memiliki perlindungan dinamis yang baik, tetapi tidak memiliki kapsul lapis baja untuk awaknya.

Itulah mengapa dalam situasi terkena tembakan langsung oleh proyektil penghancur lapis baja, peluang kru Amerika untuk bertahan hidup lebih kecil.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved