Virus Corona di Bangka Belitung
Sepuluh Hari Terakhir Kasus Covid-19 Nihil di Pangkalpinang, 17.139 Anak Sudah Vaksin Lengkap
Tanpa Kasus Covid-19. Terhitung mulai penghujung Bulan Ramadan hingga H+4 Idulfitri 1443 Hijriah, Pangkalpinang aman terkendali.
Penulis: Cepi Marlianto |
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Pangkalpinang mencatat, Kasus Covid-19 mulai penghujung Bulan Ramadan hingga H+4 Idulfitri 1443 Hijriah, aman terkendali.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Dr dr Masagus M Hakim mengatakan, sejak 10 hari terakhir, Tanggal 26 April-5 Mei 2022 tidak ada penambahan Kasus Virus Corona di Ibu Kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini.
Hanya saja terdapat penambahan satu kasus Covid-19 pada 29 April 2022 kemarin.
“Alhamdulilah kalau dari Tanggal 30 April sampai 5 Mei hari ini tidak ada penambahan Kasus Covid-19,” kata dia kepada Bangkapos.com, Kamis (5/5/2022).
Sementara itu total Kasus Covid-19 sejak awal pandemi mencapai 17.663 orang, terdiri atas rincian jumlah kasus konfirmasi bergejala sebanyak 12.700 orang serta kasus konfirmasi tanpa gejala 4.963 orang.
Sedangkan orang yang selesai ataupun dinyatakan bebas dari Covid-19 menjadi 17.348.
Sementara kasus meninggal dunia akibat Korona masih tetap berada di angka 314 orang sejak tahun 2020 lalu.
Hal ini tak terlepas dari capaian vaksinasi Covid-19 yang sudah cukup bagus.
“Untuk saat ini masih terdapat satu kasus aktif, Alhamdulilah ini cukup bagus.
Apalagi selama lebaran belum terdapat konfirmasi kasus Covid-19,” jelas Hakim.
Di sisi lain lanjut dia, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 23 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Pangkalpinang masih menerapkan status level dua.
Oleh karena itu, usai Lebaran ini pihaknya akan terus mengejar kewajiban pelaksanaan testing atau pengetesan sebanyak 31 tes per hari untuk dapat dipenuhi.
Begitu juga dengan cakupan vaksinasi yang akan terus ditingkatkan.
“Kita optimis setelah ini bisa PPKM level satu, sama dengan Kabupaten Belitung Timur yang saat ini sudah terlebih dahulu menerapkan PPKM level satu,” ujarnya.
Walaupun begitu kata Hakim, pemerintah kota saat ini memang sedang berupaya untuk dapat menjadikan pandemi menjadi endemi Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220505-Vaksinasi-Covid-19.jpg)