Senin, 18 Mei 2026

Jika NATO Nekat Bela Ukraina dan Serang Rusia, 5 Negara Ini Siap Pasang Badan Bantu Putin

Setelah Uni Soviet bubar, Rusia bersama 5 negara pecahahan bergabung dalam Collective Security Treaty Organization (CSTO)

Tayang:
Editor: Alza Munzi
TV ZVEZDA via The Sun/Kompas.com
Potongan video yang dipublikasikan televisi Rusia Zvezda menunjukkan rudal hipersonik Kinzhal ditembakkan dari kapal penjelajah dalam sebuah latihan perang. 

BANGKAPOS.COM - Perang Rusia-Ukraina belum ada tanda-tanda akan berakhir.

Bahkan, sejumlah negara juga mulai ikut mencampuri pertikaian Rusia-Ukraina.

Terutama NATO yang mulai membuat Rusia panas karena membela Ukraina.

Sepertinya Rusia berperang sendiri, benarkah demikian?

Ternyata ada lima negara yang berdiri di belakang Rusia jika diserang NATO.

Saingan NATO dalam perang dingin adalah Pakta Warsawa yang digawangi Uni Soviet.

Setelah Uni Soviet bubar, Rusia bersama 5 negara pecahahan bergabung dalam Collective Security Treaty Organization (CSTO), yaitu aliansi antar pemerintah yang dibentuk pada 1992.

Dilansir dari laman id.rbth.com, organisasi ini menyatukan enam negara eks Soviet, yaitu Rusia, Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kirgizstan, dan Tajikistan.

Menurut Piagam CSTO, salah satu tujuan aliansi ini adalah “memberikan perlindungan kolektif jika muncul ancaman terhadap keselamatan, stabilitas, integritas wilayah, dan kedaulatan” negara-negara anggota.

Dokumen tersebut menekankan bahwa para anggota lebih menyukai upaya politik untuk mencapai tujuan aliansi tersebut.

Tetapi CSTO sendiri masih membanggakan kekuatan militer gabungan mereka yang berjumlah sekitar 25 ribu tentara.

Pasukan CSTO tak pernah diperintahkan untuk bertempur, tetapi organisasi itu menggelar latihan militer secara rutin.

Saat mengklarifikasi siapa sekutu Rusia pada 2018, Juru Bicara Kepresidenan Dmitry Peskov pertama-tama menyebutkan anggota CSTO terlebih dahulu.

Dua negara lain yang memiliki perjanjian yang mengikat secara hukum dengan Rusia adalah Abkhazia dan Ossetia Selatan.

Keduanya memproklamasikan diri sebagai negara merdeka, tapi hanya diakui oleh lima anggota PBB, termasuk Rusia.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved