Akhir Kasus Pria Gondrong yang Ancam Patahkan Leher Bobby Nasution Perkara E-Parking
Pria gondrong ancam akan mematahkan leher Wali Kota Medan, Bobby Nasution saat berseteru dengan petugas E-parking
BANGKAPOS.COM - Pria gondrong yang mengancam akan mematahkan leher Wali Kota Medan, Bobby Nasution, saat berseteru dengan petugas E-Parking diamankan pihak kepolisian.
Polisi menetapkan Rizkan Putra sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan.
Dikutip Grid.ID dari Tribunnews.com pada Selasa (10/5/2022), PS Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa mengatakan bahwa kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan untuk berdamai.
Sehingga, Rizkan pun belum bisa bebas dari penjara.
"Belum damai," ujarnya.
"Tapi kita tetap membuka pintu itu mudah-mudahan bisa berdamai. Nanti kita upayakan damai lagi," lanjutnya
Baca juga: Tak Kunjung Pulang ke Indonesia, Masa Lalu Ayah Atta Halilintar di Organisasi Terlarang Kini Terkuak
Baca juga: Bandar Sabu Dibekuk Tim Kalong Polres Pangkalpinang, Temukan Barang Bukti Seberat 60,45 Gram
Baca juga: Tidak Masuk Dinas dan Disersi, Dua Personel Polres Pangkalpinang Dipecat, Ini Kata Kapolres
Kendati begitu, pihak Polrestabes Medan mengaku masih terus berusaha agar keduanya segera berdamai.
"Kita terus melakukan pendekatan, agar keduanya berdamai," lanjutnya.
Sedangkan, baru-baru ini Bobby Nasution pun mengunggah kabar terbaru dari Rizkan.
Melalui akun Instagramnya @bobbynst, ia mengabarkan bahwa pihak Rizkan dan petugas E-parking tersebut telah berdamai.
Dalam unggahan itu, suami Kahiyang Ayu itu pun mengunggah foto Rizkan dan petugas E-Parking telah bersalaman sebagai simbol perdamaian.
Melengkapi unggahannya, ayah 2 orang anak itu juga menuliskan caption.
"Alhamdulilah, hari ini juru e-parking kita yang menerima penganiayaan kemarin telah memaafkan pelaku dan sudah mencabut laporannya," tulisnya.
Tak hanya itu, menantu Presiden Joko Widodo itu juga menuliskan pesan.
Dengan adanya kejadian ini, ia berpesan agar setiap orang bersedia menaati peraturan di mana pun berada.
Terlebih ketika memasuki daerah orang lain.
Baca juga: Mantan Pramugari Siwi Widi Tolak Anak Pejabat Pajak Jadi Pasangan, Tapi Terima Rp647 Juta
Baca juga: Via Vallen Grogi Dilamar Vokalis Band Asal Bangka, Sebut Alasan Jatuh Hati pada Chevra Yolandi
Baca juga: Awal Mula Oknum ASN Ketahuan Selingkuh dengan Istri Orang, Briptu Suci Darma Cium Gelagat Aneh
"Semoga kejadian seperti ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua," tulisnya.
"Semoga kejadian seperti ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua untuk terus menaati peraturan yang sudah diterapkan di masing-masing daerah," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya Bobby Nasution menegaskan, yang bersangkutan bukan diamankan karena memakinya.
Melainkan karena terlibat cekcok yang akhirnya berujung terjadinya tindak penganiayaan.
"(Yang bersangkutan) hari ini (Senin, 25 April 2022) sudah diamankan, tapi bukan karena mau patahkan leher Bobby ya."
"Tapi karena tangannya (petugas parkir) dijepit oleh pelaku. Ini masuknya penganiayaan," terang Bobby Nasution.
Menurut menantu Joko Widodo (Jokowi) ini, kesalahpahaman seperti hal tersebut sudah biasa terjadi di lapangan.
Namun, karena kejadian ini memakan korban, maka yang bersangkutan mau tidak mau harus menerima sanksinya.
Pasalnya, selain terlibat cekcok dengan juru parkir, Rizkan Putra kedapatan menjepit tangan juru parkir menggunakan kaca mobil miliknya.
Sehingga, tangan juru parkir yang pada saat itu ingin meraih kartu E-Tol milik Rizkan Putra, terjepit.
Akibat ulahnya itu, sang juru parkir akhirnya ikut terseret karena mobil Rizkan Putra berjalan.
"Itu di lapangan hal yang biasa, tapi yang saya tekankan (penangkapan tersebut karena) petugas parkir kita menjadi korban."
"Walaupun nggak jadi dipatahkan lehernya, tapi kemarin (waktu kejadian) tangannya (petugas parkir) ditarik dan dijepit di jendela mobil dan mobilnya di jalankan."
"Sehingga membuat petugas parkir itu terseret."
"Itu poin pentingnya, karena sudah ada kejadian dan sudah ada korban," jelas Bobby Nasution, dikutip dari Kompas Tv, Selasa (26/4/2022).
Pelaku Kira Bobby Bos Tukang Parkir
Rizkan Putra (27), pria gondrong asal Takengon, Aceh Tengah yang viral karena ingin patahkan leher Wali Kota Medan, Bobby Nasution meminta maaf kepada publik.
Rizkan mengaku tidak pernah berniat ingin mematahkan leher Wali Kota Medan, Bobby Nasution.
Menurut Rizkan, dia tidak tahu bahwa Bobby yang dimaksud petugas E-Parking adalah Bobby Nasution, Wali Kota Medan menantu Presiden RI.
Rizkan mengatakan, dia mulanya menduga bahwa Bobby yang disebutkan juru parkir adalah bos pengelola parkir yang ada di Jalan Rahmadysah, Kecamatan Medan Kota.
"Saya mohon maaf sebesarnya kepada Pak Bobby. Saya tidak tahu, saya pikir pak Bobby itu bos tukang parkirnya" katanya.
"Kepada tukang parkir juga saya minta maaf. Saya memang tidak tahu. Saya mohon dimaafkan," kata Rizkan di hadapan Bobby Nasution dan Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak, Senin (26/4/2022).
Mendengar permintaan maaf Rizkan, Bobby Nasution yang ada di hadapan pelaku mengaku sudah memaafkannya sejak video pengancaman itu viral.
Namun begitu, Bobby Nasution sangat menyayangkan tindakan Rizkan, yang sempat terekam kamera CCTV di jalan kabur begitu saja ketika dimintai biaya parkir.
"Sebelum minta maaf pun, ya saya sudah maafkan. Cuma yang kita sayangkan adalah aksi kurang terpuji kepada Jukir kita yang sedang bertugas," kata Bobby.
(*/TribunStyle.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220426-pengendara-viral-rizkan-putra.jpg)