Berita Pangkalpinang

Pj Gubernur Babel Ridwan Djamaluddin Ingin Hijaukan Kembali Lahan Bekas Tambang di Bangka Belitung

Penjabat (Pj)  Gubernur Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin, berkeinginan menghijaukan kembali lahan bekas tambang timah di Babel

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Penjabat (Pj) Gubernur Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Penjabat (Pj)  Gubernur Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin, berkeinginan menghijaukan kembali lahan bekas tambang timah di Bangka Belitung, sehingga dapat menjadi lahan yang subur dan kembali bermanfaat untuk masyarakat.

"Kita akan hijaukan kembali, lahan-lahan pasca tambang," kata Pj Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin kepada Bangkapos.com, Jumat (20/5/2022).

Mantan Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam di Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT), ini menambahkan, untuk penanaman, kembali lahan rusak bekas tambang akan diberikan kepada perusahan bersama dengan pemerintah.

"Kalau ada perusahaan yang bertanggungjawab akan ditangani perusahaan. Kalau yang ditinggalkan pertambangan ilegal akan ditangani pemerintah," kata Ridwan.

Baca juga: Pj Gubernur Bangka Belitung Mengunjungi Desa Wisata Bukit Peramun Kabupaten Belitung

Baca juga: Peringati Harkitnas, Radmida Ajak ASN Hingga Masyarakat Move On Dari Covid-19

Kemudian, kata Ridwan, untuk tanaman apa saja yang akan ditanam di lahan bekas tambang dirinya akan melibatkan pakar untuk menentukanya.

"Nanti jenis tanaman yang bagus itu, kami butuhkan masukan dari para pakar," kata Ridwan yang juga menjabat Dirjen Minerba Kementerian ESDM RI ini.

Lebih jauh, dikatakan Ridwan, dirinya telah mendapatkan arahan dari Menteri Dalam Negeri, Tito Kernavian, untuk memperbaiki pengelolan industri pertimahan di Bangka Belitung 

"Saya sampaikan arahan mendagri setelah saya melakukan pelantikan, topik Bangka Belitung yaitu disinggung tata kelola industri pertimahan, jadi memang sudah jadi perhatian," kata Ridwan.

Ridwan, mengatakan, tata kelola industri pertimahan menjadi perhatian khusus Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat ini.

"Yang lain juga menjadi perhatian Presiden meminta hilirisasi, sebagai nilai tambah dan sebagai wilayah pengahasil timah dan kita juga berharap arahan presiden itu implementasinya  juga terjadi disini misalnya kita ingin membangun industri lebih hilir dari impor timah. Sekarang ya dibangun industri di Bangka Belitung ini sehingga dampak ekonomi terasa di sini," harapnya.

Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kepulauan Bangka Belitung,

Agus Wahyana Anggara, mendukung terkait upaya Pemprov Babel yang akan menghijaukan lahan tandus pasca tambang, ditanami dengan tumbuhan sehingga kembali hijau.

"Kami sangat mendukung ada empat hal arahan dari pak PJ Gubernur yang pertama tadi yaitu agar menjaga Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak tidak meluas, kemudian masalah reklamasi eks tambang,  yang ketiga masalah situasi belanja pangan di Bangka Belitung yang ke empat masalah buah lokal," kata Agus.

Agus menyebutkan, terkait reklamasi lahan pihaknya yang mewakili kementrian pertanian membidangi sub sektor yaitu perternakan, ketahanan pangan dan perkebunan.

"Untuk reklamasi ada beberapa tanaman yang sudah siap menjadi remediasi tambang misalnya. Sorgum saat ini kita kebutuhan tepung terigu, tepung gandum itu sangat besar. Mulai subtitusi dari sorgum, ini sudah terbukti dibeberapa tempat, untuk menjadi kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemar, remidiasi lahan eks tambang," jelas Agus..

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved