Jumat, 1 Mei 2026

Buntut Mahasiswi Curhat Pasang Kateter Cowok saat Praktik, Pihak Kampus Beri Sanksi Berat

Mahasiswa akan mendapatkan sanksi tegas sesuai aturan dan ketentuan akademik

Tayang:
Twitter.com/@AREAJULID - TikTok.com/@Moditabok
Warganet Twitter tengah dihebohkan unggahan TikTok seorang tenaga kesehatan (nakes) wanita yang bercerita tentang memasangkan kateter kepada pasien pria 

BANGKAPOS.COM - Buntut unggahan mahasiswi cerita pasang kateter cowok, pihak kampus bereaksi.

Heboh di media sosial, seorang perawat atau ners yang membuat konten tidak senonoh.

Konten yang diunggah di platform TikTok itu menceritakan tentang pemasangan kateter urin kepada pasien.

“Ketika aku harus masang kateter urin/DC untuk pasien cowok. Mana udah cakep, seumuran lagi,” tulis ners tersebut sembari membubuhkan emotikon api.

Diperkirakan, konten diunggah pada Selasa sore (31/5/2022) dan viral pagi ini, Rabu (1/6/2022).

Baca juga: Serahkan Uang Rp 50 Juta ke KPK, Suparlan: Saya Tidak Mau Menerima yang Bukan Hak Saya

Baca juga: Pria Tua Nikahi Janda Muda, Anak Diajak Tidur di Kamar Pengantin Saat Malam Pertama, Begini Nasibnya

Baca juga: Jadi Profesi Incaran, Ternyata Segini Gaji Teller Bank BRI, BNI, BCA dan Mandiri

Unggahan itu kemudian memberikan banyak tanggapan dari netizen. Warganet mengatakan ingin menjadi perawat dan justru menyemangati perawat itu.

Satu konten tersebut kemudian viral di Twitter. Tanggapan warganet pun tidak baik-baik saja.

Banyak dari mereka yang mengatakan apa yang dikatakan oleh perawat adalah bentuk pelecehan seksual.

Perawat tersebut kemudian mengklarifikasi bahwa video TikTok itu hanya sebagai ajang seru-seruan.

“Aku juga gak nyebutin siapa pasiennya. Ini lebih ke sharing pengalaman dan aku yakin bukan cuma aku yang ngerasa begitu,” tulisnya di video klarifikasi.

Namun, warganet kepalang jengkel, mengingat perawat adalah profesi yang menjunjung tinggi etika dan norma.

Baca juga: Felicya Angelista Kenang Pengalaman Malam Pertama, Bingung Sampai Diberi Arahan Sosok Ini

Baca juga: Penampilan Arya Saloka Disorot Setelah Menghilang di Ikatan Cinta, Pesona Aldebaran Luntur?

Akibat perilaku mahasiswa itu, RSUD Wonosari menjadi trending topic di Twitter.

Pihak RS, melalui akun Instagram resmi mereka, sudah memastikan bahwa dia bukan perawat RSUD Wonosari, tetapi mahasiswa yang sedang melakukan praktik.

“Kejadian ini akan segera ditindaklanjuti oleh manajemen RSUD Wonosari. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” tulis akun tersebut. 

Diketahui, pelaku masih berstatus mahasiswi diduga bernama Cindy Aurel dan berkuliah di Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Mengetahui itu adalah mahasiswanya, Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) segera memberi klarifikasi.

Pihak Unisa menyatakan bahwa mereka sudah berkoordinasi dengan Kepala Prodi Keperawatan dan Dekanat Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) kampus.

“Benar, dia adalah mahasiswa Unisa Yogyakarta. Kami pun sudah melakukan beberapa langkah terkait video tersebut,” ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Unisa Yogyakarta, Sinta Maharani kepada Tribun Jogja, Rabu (1/6/2022).

Dia menjelaskan, prodi sudah memperingatkan atau menegur mahasiswa terkait dengan konten yang telah dibuat.

Selanjutnya, mahasiswa bakal segera ditarik dari tempat praktiknya, yakni RSUD Wonosari.

“Kami sudah meminta maaf kepada tempat praktiknya. Besok, kami akan lakukan pertemuan dengan direktur dan kadiklat RS tersebut,” papar Sinta.

Ditanya akankah ada sanksi, Sinta membenarkan, mahasiswa akan mendapatkan sanksi tegas sesuai aturan dan ketentuan akademik.

Ia menyebut, pihak kampus bakal memberikan skorsing hingga sanksi terberat, yakni penundaan kelulusan Profesi Ners.

“Dia telah lulus S1 Keperawatan dan sedang menempuh Profesi Ners. Dia lagi praktik di RS,” bebernya lagi.

Pada prinsipnya, kata dia, sebelum terjun ke lapangan, mahasiswa Unisa Yogyakarta juga sudah mengucap janji profesi.

Mahasiswa telah mendapatkan pembekalan kepaniteraan umum atau panum, yakni pembekalan etik, termasuk menjaga privasi klien, keselamatan kerja dan keselamatan pasien (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved