Minggu, 3 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Wali Kota Bogor Mengaku Ditodong di Pangkalpinang, Begini Ceritanya

Wali Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), Bima Arya mengaku "ditodong" saat tiba di Kota Pangkalpinang, Rabu (8/6/2022) siang sekitar Pukul 14.00 WIB.

Tayang:
Penulis: Cepi Marlianto |
bangkapos.com
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil bersama Wali Kota Bogor, Bima Arya saat melihat pameran ikan hias dan kontes nasional Bonsai di Alun-alun Taman Mereka Pangkalpinang, Rabu (8/6/2022) petang. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto) 

BANGKAPOS.COM , BANGKAWali Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), Bima Arya mengaku "ditodong" saat tiba di Kota Pangkalpinang, Rabu (8/6/2022) siang sekitar Pukul 14.00 WIB.

Bukan "ditodong" oleh orang jahat, namun Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) itu ternyata "ditodong" oleh Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil.

Di mana Bima Arya "ditodong" Molen, sapaan akrab Maulan Aklil untuk diajak berkunjung ke sejumlah tempat local pride atau tempat kebanggaan lokal yang ada di Pangkalpinang. Wali Kota Bogor tersebut diajak ke sejumlah tempat, mulai dari Aogla Store, yakni pusat penjualan kaos dan sepeda khas Pangkalpinang.

Lalu membuka FMF di depan Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Monica Haprinda, meninjau pameran ikan hias sampai melihat pameran dan kontes nasional Bonsai di Alun-alun Taman Mereka.

“Saya baru datang langsung "ditodong", saya minta diantar ke local pride Pangkalpinang,” kata dia kepada Bangkapos.com, Rabu (8/6/2022) petang.

Bima Arya mengaku takjub saat berkunjung ke Aogla Store tersebut. Di tempat itu ia melihat sepeda PGK alias Pangkalpinang Gowes biKe desain Molen. Berikut juga kaos ciri khas Pangkalpinang yang berwarna hitam dengan logo PGK. Bahkan setelah mendapat kaos tersebut, Bima Arya langsung memakainya.

“Kaos Aogla store itu luar biasa keren, ini langsung saya pakai. Ada yang istimewa juga ada sepeda lipat kreasi anak-anak di sini dan didukung oleh pak wali kota,” terang Bima Arya.

Tak hanya itu, ia juga sempat melakukan icip-icip makanan dan minuman asli dari para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengikuti gelaran FMF.

Menurutnya, apabila seorang kepala daerah memperhatikan para pelaku UMKM dia yakin daerahnya akan sejahtera. UMKM sendiri merupakan penggerak perekonomian pasca pandemi Covid-19.

“Saya juga membuka FMF, kuliner di sini kuliner aneka rupa. Senang melihatnya, pokoknya kalau wali kota sudah peduli sama UMKM, itu kotanya Insya Allah sejahtera,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, Bima Arya berkunjung ke Pangkalpinang dalam rangka membuka kegiatan Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) II Apeksi Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Pangkalpinang sendiri terpilih menjadi tuan rumah dalam pagelaran tersebut mulai tanggal 8, 9 dan 10 Juni.

Oleh karena itu, Bima Arya berharap dengan adanya kegiatan Apeksi ini dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD) di Pangkalpinang.

“Mudah-mudahan bisa apa kehadiran acara Apeksi ini menambah PAD di Pangkalpinang,” urai Bima Arya.

Sementara itu Molen turut mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Bogor. Yang mana Bima Arya bersedia hadir dalam rangka Apeksi selama dua hari ke depan sekaligus membuka kegiatan FMF.

“Mudah-mudahan mulai malam ini dan sampai menutup nanti acaranya berjalan dengan lancar dan lagi. Terima kasih Pak Bima magnetnya luar biasa dengan Apeksi ini pastinya masyarakat sangat bahagia,” ucap Molen.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved