Minggu, 26 April 2026

Berita Pangkalpinang

Komunitas Bonsai PPBI Bangka Selatan Kenalkan Tanaman Endemik Sapu-Sapu

Berdiri sejak tahun 2020 komunitas ini terdiri dari 46 anggota yang masing-masing memiliki bonsai dengan ciri khas dan keunikan tersendiri.

Penulis: Sela Agustika |
Bangkapos.com/Sela Agustika
Komunitas Bonsai PPBI Bangka Selatan dan berbagai aneka tanaman bonsai. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Merawat tanaman menjadi hobi sebagian orang, tak halnya dengan tanaman bonsai yang memiliki daya tarik tersendiri bagi penghobi karena memiliki nilai estetika dan artistik yang menyatu menjadi satu hingga menghasilkan tanaman yang unik.

Komunitas Perhimpunan pengemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Bangka Selatan menjadi satu diantara komunitas pencinta bonsai di Bangka Belitung.

Berdiri sejak tahun 2020 komunitas ini terdiri dari 46 anggota yang masing-masing memiliki bonsai dengan ciri khas dan keunikan tersendiri.

Mengoleksi tanaman bonsai endemik Bangka Belitung, seperti sapu-sapu dan mengenalkan ke daerah setempat hingga luar daerah menjadi misi komunitas untuk bisa mengakat potensi lokal yang ada.

"Kenapa kita memilih sabu-sabu karena memang endemik di Bangka dan Kalimantan saja. Yang mana memang tujuan kita disini ingin mengenalkan tanaman endemik yang ada dan memiliki potensi untuk dokenalkan dan tak menutup kemungkinan menjadi daya tarik wisatawan juga," ungkap Ketua PPBI Bangka Selatan, Eko Welian Sagita.

Ia menuturkan, terbentuknya komunitas PBBI Cabang Bangka Selatan ini menjsid wadah untuk saling berkoordinasi dan silaturahmi antar pecinta bonsai.

"Jadi kalau untuk PBBI ini memang secara nasional se-Indobesia dan kita Cabang yang di Basel. Kita juga sering studi banding ke daerah untuk saling bersilaturahmi dan melihat koleksi bonsai-bonsai yang dimiliki oleh komunitas lainnya," ujarnya.

Ia menuturkan, hampir setiap event atau pameran-pameran yang digelar di daerah rutin diikuti.

Meski belum meraih juara, namun berbagai penghargaan dengan kategori baik hingga sangat baik ini turut diraih oleh Komunitas PPBI cabang Bangka Selatan.

"Kita komunitas disimi berdiri karena memang hobi. Dari segi perawat bonsai sendiri bisa sibilang gampang-gampang, susah. Kembali lagi kalo hobi apapun bisa dilakukan," tuturnya.

Tak hanya untuk koleksi pribadi, namun komunitas PPBI Bangka Selatan juga memiliki koleksi bonsai untuk dijual mulai dari harga Satu juta rupiah.

"Kalau ada yang nawar dan cocok harganya kita jual juga, sejauh ini yang sudah pernah kita jual mulai dari Rp1 juta hingga Rp7 juta," ucapnya.

Ia berharap ke depan komunitas PPBI Cabang Bangka Selatan bisa terus eksis dan didukung oleh pemerintah daerah. Dan bisa membuka event pameran bonsai di Bangka Selatan.

"Sejauh ini pak Bupati dan instansi terkait mensuport komunitas, dan kita berharap ini juga bisa menjadi daya tarik dan mengeliatkan pariwisata," tuturnya.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved