Selasa, 21 April 2026

Teguran Jokowi ke Pengurus Hipmi yang Teriak 'Lanjutkan' Dibalas Tawa : Hati-hati, Saya yang Didemo

Teguran Jokowi ke Pengurus Hipmi yang Teriak 'Lanjutkan' Dibalas Tawa : Hati-hati, Saya yang Didemo

Editor: Dedy Qurniawan
Capture Instagram Jokowi
Momen kebersamaan Presiden Jokowi dan Iriana Jokowi di halaman istana kepresidenan. 

BANGKAPOS.COM - Hadir di acara peringatan 50 tahun HIPMI di JCC, Senayan, Jakarta, Presiden Joko Widodo sempat buka suara mengenai jabatan tiga periode.

Hal ini berawal saat Jokowi sempat menegur pengurus Hipmi yang meneriakkan kata 'lanjutkan'.

Pada acara itu, Jokowi mengaku merasa heran terhadap aksi demonstrasi yang ditujukan kepadanya terkait masa jabatan tiga periode.

Dia menyebutkan, secara pribadi, dia tidak pernah menyatakan diri akan melanjutkan pemerintahan setelah masa jabatannya selesai dalam dua periode, yakni pada 2024.

"Kan kejadiannya sudah terjadi. Pertama menyampaikan, Pak Mantan Ketua HIPMI, Pak Menteri Investasi. Karena alasan ini, ini, ini lanjutkan. Besoknya enggak ada sehari saya didemo besar-besaran," ujar Jokowi pada peringatan 50 tahun HIPMI di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (10/6/2022) sore seperti dilansir kompas.com.

"Lho yang ngomong bukan saya, yang didemo saya. Demo dong Pak Bahlil," ucap Jokowi berseloroh.

Baca juga: Aturan Baru Beli Pertalite Wajib Pakai Aplikasi MyPertamina, Tinggal Tunggu Persetujuan Jokowi

Jokowi pun menegur pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang hadir di acara peringatan 50 tahun HIPMI di JCC.

Sebab, Ketua Dewan Pembina BPP HIPMI sekaligus Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan Ketua Umum HIPMI Mardani Maming mengucapkan yel-yel "lanjutkan, lanjutkan" dalam acara itu.

Yel-yel tersebut disambut pengurus HIPMI yang hadir di lokasi dengan meneriakkan kalimat yang sama. 

Mendengar kata itu, Jokowi langsung mengingatkan.

"Tadi banyak yang menyampaikan 'lanjutkan, lanjutkan'. Hati-hati ini tahun politik. Bapak, Ibu yang menyampaikan 'lanjutkan', 'lanjutkan', saya yang didemo," ujar Jokowi yang disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.

Jokowi juga menyampaikan, siapa pun yang nanti akan menjadi presiden setelah 2024, hal yang terpenting adalah keberlanjutan program-program.

"Pemimpinnya siapapun terserah, tetapi yang dilanjutkan adalah program-programnya," kata Jokowi.

"Supaya ada kontinuitas. Supaya ada keberlanjutan. Jangan sampai pemimpin satu sudah mengerjakan tidak dilanjutkan oleh pemimpin berikutnya. Ini yang bahaya. selalu kalau seperti itu, mulai dari TK terus. sudah ke SMP, sudah ke SMA ganti pemimpin mulai lagi dari TK lagi," ucap dia.

Baca juga: Larangan Ekspor CPO Dicabut Jokowi, Harga Minyak Goreng di Pangkalpinang Turun Rp2.000

Adapun seruan "lanjutkan" mulanya dilontarkan Ketua Umum HIPMI Mardani Maming saat akan mengakhiri pidato sambutannya di JCC.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved