Berita Pangkalpinang
Seorang Ibu Asal Belilik Bulatkan Tekad Operasi Steril, BKKBN Babel Optimis Capai Target
Elvi mengaku sudah membulatkan tekad untuk tidak memiliki anak lagi dan ini juga sudah keputusan bersama dengan suami.
Penulis: Cici Nasya Nita |
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Elvi (34) duduk di depan ruang operasi steril atau dikenal kontrasepsi medis operatif wanita (MOW) Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Dzakirah Pangkalpinang, Rabu (15/6/2022).
Ibu dari tiga orang anak asal Desa Belilik, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah ini akan menjalani operasi pengikatan atau pemotongan pada tuba fallopi (saluran yang menghubungkan kandung telur dengan rahim) itu.
Elvi mengaku sudah membulatkan tekad untuk tidak memiliki anak lagi dan ini juga sudah keputusan bersama dengan suami.
"Sudah berniat steril ketika saya lahiran anak ketiga kemarin, kira-kira 6 bulan lalu. Alasannya karena faktor umur dan saya rasa 3 orang anak sudah cukup," ujarnya dengan tenang.
Ibu rumah tangga ini sudah menyiapkan diri untuk operasi, berpuasa sejak jam 12 malam.
"Tadi sudah zkrining, ambil darah, timbang berat badan dan tensi darah. Semoga lancar saja, bismillah. Ini gratis, program pemerintah, Alhamdulilah, dengan ini tentu sangat membantu," katanya.
Sementara itu, pendamping Elvi sekaligus Penyuluh KB di Bangka Tengah, Sita mengatakan, bila ada program gratis pelayanan KB, pihaknya segera memberitahukan kepada masyarakat.
"Ada momentum begini kita informasikan, kita fasilitasi, kalau yakin dan sudah kompromi dengan suami akan kami fasilitasi. Untuk kali ini yang MOW dari Bangka Tengah ada 9 orang, ini gratis, kalau bayar mau Rp2 jutaan," katanya.
BKKBN Optimis Target Tercapai
Direktur Kualitas Pelayanan KB BKKBN Pusat, Martin Suanta ikut meninjau pelayanan KB serentak yang digelar fasilitas kesehatan dan PMB di Bangka Belitung.
Adapun empat faskes yang ditinjau yakni Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Dzakirah Pangkalpinang, dan 3 faskes di kabupaten Bangka meliputi PMB Nurlita Air Ruay, Sungailiat, PKM Sungailiat dan PKM Pemali.
Kegiatan dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 ini akan memberikan pelayanan KB baru, KB ulang, KB ganti cara dan KB pasca salin.
"Ini adalah kegiatan tahunan yang menjadi tradisi BKKBN sejak kepemimpinan pak Hasto (Kepala BKKBN Pusat-red), beliau ingin Harganas tidak hanya ceremonial, tetapi juga tindak lapangan.
Maka ada pelayanan serentak sejuta akseptor, walaupun selalu lebih, kemarin 1,4 juta akseptor, sudah dapat rekor muri, tidak hanya di Babel tapi ini serentak se- Indonesia," ujar Martin saat meninjau di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Dzakirah Pangkalpinang, Rabu (15/6/2022).
Lebih lanjut, dia optimis Bangka Belitung akan mencapai target akseptor sesuai yang ditetapkan dari berbagai jenis alkon yang ada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220615-meninjau-pelayanan-kb-serentak.jpg)