Pantesan TKI Betah Kerja di Brunei Darussalam, Ternyata Digaji Segini per Bulannya
Pantesan TKI Betah Kerja di Brunei Darussalam, Ternyata Digaji Segini per Bulannya
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM- Brunei Darussalam termasuk satu di antara negara pilihan orang-orang untuk meningkatkan taraf hidup, tak terkecuali bagi masyarakat Indonesia.
Tak sedikit orang-orang menjadi TKI (Tenaga Kerja Indonesia) atau BMI (Buruh Migran Indonesia) di negeri yang dijuluki Petro Dollar tersebut.
Bukan tanpa alasan, ternyata mereka memiliki tujuan tersendiri untuk bekerja di Brunei Darussalam.
Misalnya karena Brunei masih berdekatan dengan negara Indonesia, yang mana memiliki bahasa yang gampang untuk dipahami.
Sehingga orang-orang tak perlu susah payah lagi untuk mengikuti kursus dan berbahasa asing.
Tak cuma itu, alasan lainnya adalah karena gaji yang mereka dapatkan lebih besar, jauh dari Indonesia.
Ada banyak profesi yang dilakoni para TKI Brunei.
Mulai dari Asisten Rumah Tangga (ART), cleaning service, hingga sopir.
Baca juga: TKW Indonesia Disuruh Majikan Arab Saudi Pergi Ke Kebun, Ternyata Ada Maunya, Ini yang Dilakukan
Jangan salah, meski beberapa pekerjaan tersebut banyak dianggap sebelah mata, tetapi di Brunei pekerjaan itu bisa meraup gaji lumayan.
Bahkan lewat UMR hingga gaji PNS Indonesia.
Seorang Buruh Migran Indonesia atau BMI, Singh Ngawur membeberkannya.
Di kanal YouTubenya Singh Ngawur, pria yang tak diketahui nama aslinya itu membocorkan berapa gaji yang diterima berbagai profesi sopir di Brunei.
Sebelumnya Singh Ngawur menyebut gaji warga Indonesia di Brunei termasuk yang paling murah.
"BMI yang di Brunei gajinya paling minim dibanding negara lain, Hongkong, Taiwan, bahkan Malaysia," ujar Singh Ngawur.
Lantas dia menjelaskan nominal gaji yang diterima BMI tentunya bergantung pada jenis pekerjaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210717-warga-brunei-darussalam-berkerumun-tanpa-masker.jpg)