TKW di Taiwan Bongkar Ciri-ciri Majikan Baik, Langsung Kelihatan Pas Pertama Kerja
TKW di Taiwan Bongkar Ciri-ciri Majikan Baik, Langsung Kelihatan Pas Pertama Kerja
Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM - Taiwan sudah sejak lama diminati para pekerja migran asal Indonesia.
Dilansir dari Kompas.com, Taiwan jadi negara kedua penampung terbanyak pekerja migran asal Indonesia setelah Malaysia.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Taiwan tercatat menampung tenaga kerja Indonesia (TKI) sebanyak 79.574 orang atau hampir menyamai Malaysia yang jumlah TKI-nya mencapai 79.662.
Ketertarikan TKI mengadu nasib di negara bagian Asia Timur itu tak lain karena gaji yang terima cukup besar.
Masih dari sumber yang sama, gaji TKI di Taiwan rata-rata berkisar 17.000 NT (dollar Taiwan) sampai 23.000 NT atau Rp 8.638.000 hingga Rp 11.687.000 (kurs Rp 506).
Setelah dipotong untuk agen sebesar 1.500 NT.
Setiap bulan rata-rata tenaga kerja Indonesia (TKI) di Taiwan bisa mengirim uang ke kampung halaman sekitar 10.000 NT (Rp 5.081.000).
Secara keseluruhan, jumlah pekerja migran di Taiwan sekitar 670.000.
Di mana pekerja migran Indonesia cukup mendominasi di Taiwan.
Fakta menarik pun diungkapkan oleh seorang TKW (Tenaga Kerja Wanita) yang aktif di YouTube.
Dia adalah Dian Aristya.
Baca juga: Gaji TKW di Arab Saudi Ternyata Menggiurkan, Segini Besarannya
Lewat kanal YouTube-nya itu, Dian menceritakan pengalamannya saat pertama kali menjadi TKW.
Dian mengaku, perjalannya itu sangat panjang.
Setelah dikabarkan agen akan bekerja merawat seorang nenek berusia 93 tahun, Dian harus menunggu 3 bulan hingga diberangkatkan ke Taiwan.
Ia pun berbagi kisah saat pertama kali menginjakkan kaki di negara Formosa itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220628-Cerita-Dian-Aristya-TKW-asal-Indonesia-yang-bekerja-di-Taiwan.jpg)