Selasa, 28 April 2026

Resep dr Zaidul Akbar

Cara Cegah Penyakit Autoimun, dr Zaidul Akbar : Stop Konsumsi 2 Hal ini

Penyakit autoimun merupakan penyakit yang terjadi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel yang sehat dalam tubuh, begini cara mengatasinya

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
YouTube dr. Zaidul Akbar Official
Cara Cegah Penyakit Autoimun, dr Zaidul Akbar : Stop Konsumsi 2 Hal ini 

BANGKAPOS.COM - Cara Cegah Penyakit Autoimun, dr Zaidul Akbar : Stop Konsumsi 2 Hal ini

Penyakit autoimun imerupakan penyakit yang terjadi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel yang sehat dalam tubuh.

Belakangan penyakit ini banyak diderita masyarakat.

Penggagas kampanye Jurus Sehat Rasulullah dr Zaidul Akbar memberikan cara mencegah autoimun.

Ia menceritakan bahwa tetangganya mengalami penyakit autoimun, dengan perjungan pengobatan.

Baca juga: Cara Menghilangkan Jerawat, Simak Resep dr Zaidul Akbar, Cuma Lakukan Ini

Padahal menurutnya, jika mengerti konsep pengobatannya gampang sekali untuk mengatasinya.

"Saya punya tetangga dekat rumah itu bapak ibu sekalian, subhanallah dia harus ngantri dari jam 3 pagi untuk dapat pengobatan jam 10 pagi coba. Padahal apa? padahal kalau ngerti konsepnya, Masya Allah autoimun itu gampang sekali ngobatinnya, gampang Inysa Allah," ujarnya.

dr Zaidul Akbar mengatakan untuk mengatasi autoimun cukup dengan stop konsumsi yang membuat masalah auto imun.

"Syaratnya gimana? stop dulu apa yang bikin masalah sama dia, apa yang jadi masalah dari autoimun? 2 yang paling utama, 2 hal yang harus anda stop kalau anda mau terhindar dari autoimun.

Yang pertama apa? semua produk yang berbasiskan gluten atau tepung, semuanya, yang kedua semua produk yang berbasiskan dairy, dairy itu apa? susu sapi, kenapa? dua hal ini bikin kacau beliau usus," ujarnya.

Baca juga: Minuman Ampuh Atasi Kolesterol dan Darah Tinggi, dr Zaidul Akbar Berikan Penjelasan

Apakah Kanker Payudara dan Kanker Serviks Bisa Sembuh? Ini 4 Tips dr Zaidul Akbar

Apakah kanker Payudara dan Kanker Serviks bisa disembuhkan?

Pertanyaan ini tak sedikit ditanyakan para penderita kanker payudara dan kanker serviks.

Banyak yang ingin mengetahui bagaimana cara mengobati kanker payudara dan kanker serviks.

dr Zaidul Akbar membagikan resep herbal yang dapat menyambuhkan kedua kanker tersebut.

Yang pertama disarankan dr Zaidul Akbar ialah rutin berpuasa. Hal ini baik dilakukan untuk orang yang menderita kanker payudara dan kanker serviks.

"Cara Penyembuhan kanker Payudara dan Kanker Serviks. Kalau saya, salah satu yang saya anjurkan secara umum si ya, kalau anda atau orang kena kanker maka yang saya sarankan coba mulai rutinkan berpuasa itu yang pertama," jelasnya.

Selain itu, dr Zaidul Akbar juga menyarankan untuk mengganti semua sayur dan buah ke yang organik dan memakai Meniran serta kunyit.

"Yang kedua ganti semua sayur buah ke sayur dan buah organik itu akan membantu. Yang ketiga salah satu resep yang biasa saya sampaikan dan itu saya dapatkan dari guru saya juga dengan menggunakan kunyit sama meniran, meniran apa? nanti coba dibrowsing aja," ungkapnya.

dr Zaidul Akbar menbahkam untuk tips yang keempat ialah menggunakan ruam kunyit, serai dan jeruk nipis.

Ramuan ini katanya dapat membantu mengatasi kanker yang ada pada penderita.

"Yang keempat ramuan kunyit serai sama jeruk nipis tadi juga bisa dipakai untuk membantu," katanya.

Dilansir dari wikipedia, Meniran atau Phyllanthus urinaria adalah salah satu jenis tanaman yang memiliki bentuk batang bulat tegak lurus, tinggi tanaman bisa mencapai satu meter lebih dalam kondisi tanah subur.

Daun dari tanaman meniran bertulang menyirip genap, setiap satu tangkai memiliki daun majemuk dengan ukuran yang kecil dan berbentuk lonjong.

Bunga tumbuhan ini terdapat pada setiap ketiak daun serta menghadap ke bagian bawah.

Meniran umumnya tidak dipelihara, karena dianggap tumbuhan rumput biasa. Meniran tumbuh subur di tempat yang lembab pada dataran rendah sampai ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut.

Senyawa kimia yang terkandung di dalam tubuh meniran adalah zat filantin, kalium, damar dan zat penyamak. Tanaman ini dapat digunakan untuk obat penyakit kuning, disentri, batuk, demam, ayan, haid berlebihan dan malaria.

Bangkapos.com/Evan Saputra

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved