Sabtu, 11 April 2026

Leisure

Kini Kolong Kepuh Pangkalpinang Keruh dan Sering Muncul Predator Buas

Suasana sepi terlihat jelas di Kawasan Kolong Kepuh, Bacang Pangkalpinang Selasa (5/7/2022) siang. Tak seperti sebelumya yang kerap dipenuhi manusia.

bangkapos.com
Sejumlah anak-anak tampak asyik memancing di pinggiran Kolong Kepuh Bacang Pangkalpinang. Kolong Kepuh ini sebelumnya sempat dihebohkan dengan kemunculan buaya berukuran besar sekitar empat meter yang menggegerkan warga Kota Pangkalpinang. (Bangkapos.com/Akhmad Rifqi Ramadhani) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Suasana sepi terlihat jelas di Kawasan Kolong Kepuh, Bacang Pangkalpinang Selasa (5/7/2022) siang. Tak seperti sebelumya yang kerap dipenuhi segerombolan manusia.

Kolong yang membelah Kota Pangkalpinang itu hanya terlihat segerombolan bocah cilik yang sedang memancing.

Suasana tenang air yang berwarna kecokelatan  membuat bunyi langkah kaki jelas terdengar. Gemericik bunyi air terdengar sayup sayup di keheningan siang.

Dari kejauhan sejumlah anak-anak tampak asyik melemparkan tali pancing untuk menangkap ikan. Sembari bergurau mereka mengayunkan jauh tali pancingnya hingga pertengahan kolong. 

Sesekali para bocah yang duduk di bangku SD tersebut mengganti umpan cacing yang habis.

Setelah menunggu selama dua jam tak ada tanda-tanda ikan menghampiri umpan mereka. Meskipun demikian, raut wajah mereka tetap ceria menghabiskan masa libur sekolah di sekitar kolong yang kerap muncul seekor buaya yang diberi nama Jojo itu.

"Belum dapat bang, di sini ikannya ada tapi sedikit nggak kayak dulu," ucap Apin malu-malu, Selasa (5/7/2022).

Menurutnya, kebiasaan memancing dengan teman-teman sebaya kerap dilakukan lantaran rumahnya yang berdekatan dengan Kolong Kepuh. Walau dengan hasil yang tak seberapa namun memancing dikatakan mereka lebih seru ketimbang bermain game.

Kolong Kepuh yang letaknya berdampingan dengan Kolong Akit itu memang sempat heboh lantaran kemunculan seekor buaya muara besar yang mengundang khalayak ramai.

Bahkan sejak kemunculannya selama beberapa waktu terakhir, momen tersebut dimanfaatkan Jori (46) seorang warga sekitar untuk selalu memberikan makanan berupa ayam kepada predator buas itu.

Lantas sejak diberi makan, buaya tersebut kerap muncul kala sore hari untuk siap menyantap makanannya. Jori pemberi makan buaya berujar hal tersebut dilakukannya agar predator buas itu tidak menganggu warga sekitar khususnya anak- anak yang bermain di sekitar kolong.

Namun, hal ini mengundang beragam pertanyaan mengapa predator buas tersebut justru berani memunculkan dirinya pada khalayak ramai. Sementara itu dihabitatnya sendiri harusnya kebutuhan hewan tersebut terpenuhi.

Menurut Ketua RT 06 Bacang, Pangkalpinang Suryanto (48) jauh sebelum buaya itu muncul , Kolong Kepuh adalah kolong yang sangat jernih yang dipenuhi ikan-ikan besar. Bahkan tak jarang kolong tersebut digunakan untuk mandi dan mencuci pakaian.

"Dulu di sini bocah-bocah itu sambil lompat ke sungai karena airnya jernih kelihatan dasarnya, ibu-ibu juga sambil mencuci," ucapnya.

Tidak hanya itu, pepohonan alami seperti rumbia dan bambu juga tumbu di sekitar kolong sehingga menambah keasrian di tempat tersebut.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved