Berita Pangkalpinang

Orie Fachridho Wakili Babel Jadi Delegasi Muhibah Budaya Jalur Rempah, Keliling Pakai KRI Dewaruci

Orie sebelumnya terpilih sebagai delegasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Muhibah Budaya Jalur Rempah tahun 2021.

Penulis: Riki Pratama | Editor: Novita
IST/Dokumentasi Pribadi
Orie Fachridho Hermawan, pria asal Bangka Belitung yang menjadi Laskar Rempah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Orie Fachridho Hermawan, pria asal Bangka Belitung terpiih menjadi Laskar Rempah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Putra daerah ini terpilih sebagai delegasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam program Muhibah Budaya Jalur Rempah 2022 yang dilaksanakan pada 29 Mei - 6 Juli 2022.

Muhibah Budaya Jalur Rempah merupakan program yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Orie Fachridho Hermawan mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya Kemendikbudristek berkoordinasi bersama Bidang Kebudayaan di setiap Provinsi dalam rangka merevitalisasi hubungan 5 Pilar Bumi Rempah tersebut.

Muhibah Budaya Jalur Rempah merupakan sebuah platform untuk mengembangkan dan memperkuat ketahanan budaya serta diplomasi budaya di dalam dan luar negeri, serta memaksimalkan pemanfaatan Cagar Budaya (CB) dan Warisan Budaya Takbenda (WBTB).

Program ini akan berlanjut hingga tahun 2024, untuk kemudian diajukan sebagai Warisan Budaya Dunia ke UNESCO.

Orie sebelumnya terpilih sebagai delegasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Muhibah Budaya Jalur Rempah tahun 2021. Dia dijadwalkan untuk belajar di beberapa titik dari Indonesia bagian barat, tengah, hingga timur, dengan kapal KRI Dewaruci.

Namun kegiatan tersebut mengalami perubahan karena terkendala PPKM, sehingga acara dilakukan secara internal pada satu titik di Candi Borobudur, Magelang.

"Tahun 2021 kita sudah melakukan pelayaran di beberapa titik dari barat, tengah, hingga timur. Tetapi memang kondisi tidak memungkinkan karena PPKM, sehingga kita dikumpulkan di satu titik yaitu di Candi Borobudur, Magelang," tutur Orie dalam rilis yang ditetima Bangkapos.com, Sabtu (9/7/2022).

Tahun ini, Orie kembali terpilih sebagai delegasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam program Muhibah Budaya Jalur Rempah 2022. Ia akan berangkat sebagai perwakilan Laskar Rempah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Menurutnya, istilah Laskar Rempah ini diberikan dari kementerian, karena mereka adalah pejuang yang nantinya mengangkat potensi dari Lima Pilar Bumi Rempah sebagai kontribusi nyata dan akan diajukan ke UNESCO nantinya.

Berbeda dengan tahun sebelumnya di mana mereka belayar pada tiga titik wilayah, rute jalur rempah tahun ini hanya dilakukan di wilayah timur.

Rute dimulai dari Surabaya, kemudian dilanjutkan ke Makasar, Baubau-Buton, Ternate-Tidore, Banda Neira, Kupang, dan Mojokerto. Penutupan Festival Bumi Rempah tahun ini akan dilaksanakan di Mojokerto, sebagai agenda akhir dari serangkaian acara yang telah diselenggarakan.

"Terus kita juga dibagi per batch. Dari Surabaya kemudian ke Makasar, Makasar ke Baubau-Buton, terus dilanjukan ke Ternate-Tidore, Ternate-Tidore ke Banda Neira, dan ke Kupang. Nah, dari Kupang akan melewati NTB, Bali, Madura dan mungkin berakhir juga di Surabaya. Tetapi agenda penutupnya di Mojokerto," jelasnya.

Ada hal yang tidak akan terlupakan bagi Orie dalam program Jalur Rempah ini.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved