Siapa Saja yang Berhak Menerima Daging Kurban Hari Raya Idul Adha, Ini Penjelasan Para Ulama

Daging kurban itu harus ada bagian yang diberikan kepada fakir miskin seberapa pun orangnya. Biarpun selebihnya tidak harus orang fakir.

Penulis: Widodo | Editor: Iwan Satriawan
Bangka Pos/Jhoni Kurniawan
Pemotongan Daging Kurban di kawasan 

BANGKAPOS.COM -- Besok minggu, umat Islam secara umum melaksanakan hari raya Idul Adha 2022.

Di hari Idul Adha tersebut identik dengan hewan kurban, sehingga juga disebutkan hari raya kurban.

Nah, mengenai itu kamu harus tahu siapa saja orang yang berhak menerima daging kurban.

Dalam sebuah ceramah, beberapa ulama menjelaskan orang yang menerima daging kurban.

Seperti Buya Yahya dalam video di kanal Youtube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 26 Agustus 2018 lalu menjelaskan perihal tersebut.

Buya Yahya menyebutkan siapa saja yang boleh mendapatkan daging kurban di antaranya adalah fakir miskin meskipun orangnya tidak banyak.

"Daging kurban itu harus ada bagian yang diberikan kepada fakir miskin seberapa pun orangnya.

Biarpun selebihnya tidak harus orang fakir," ujar Buya Yahya.

Ini juga yang kemudian menjadi alasan kenapa penyembelihan hewan kurban hanya dilakukan di hari-hari tertentu.

Sebab, pada Hari Raya Idul Adha itu merupakan salah satu hari perayaan yang begitu istimewa bagi umat Islam.

Maka, di manapun kita berada dan dalam kondisi apapun, semuanya bisa merayakan Idul Adha termasuk mendapatkan daging kurban.

"Sebab intinya kurban itu untuk bersenang-senang. Bahkan mungkin jika anda hidup di lingkungan orang kaya semuanya tetap dihimbau untuk membagikan kurban itu," beber Buya Yahya.

Siapa yang berhak menerima daging kurban sebagaimana di awal disebutkan bahwa fakir itu diutamakan.

Namun disaat tidak ditemukan orang fakir, penyembelihan hewan kurban tetap dilakukan.

Adapun pembagiannya bisa dengan saling menukar daging.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved