Harga Sawit
Petani Sawit Teriak, Harga Sawit Anjlok, Pupuk Subsidi Malah Dihapus
Keadaan Serba Menjepit Buat Petani Sawit Teriak, Harga Sawit Anjlok, Pupuk Subsidi Malah Dihapus
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM - Kondisi tak mengenakkan harus dihadapi para petani sawit.
Harga sawit anjlok.
Sementara di sisi lain, pupuk subsidi dihapus dan pupuk non-subsidi harganya selangit.
Begitulah keadaan yang menjepit para petani sawit saat ini.
Tak urung, petani sawit pun teriak meminta solusi.
Baca juga: Harga TBS Kelapa Sawit Tak Kunjung Normal, Agung: Jangan Sampai Petani Dilecehkan
Tidak adanya pupuk subsidi untuk sawit ini tertuang pada Peraturan Kementrian Pertanian (Permentan) nomor 10 tahun 2022 tentang penghapusan pupuk subsidi untuk perkebunan kelapa sawit.
Pemerintah hanya mengalokasikan pupuk subsidi ke perkebunan kopi, tebu dan kakao.
Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bangka Barat Sri Mulyono Basuki mengatakan, aturan terbaru lebih memberatkan para petani. Peraturan yang tertuang di Permentan Nomor 10 tahun 2022 ini, penghilang pupuk subsidi untuk perkebunan kelapa sawit.
"Perkebunan yang dapat alokasi pupuk subsidi itu, hanya perkebunan tebu, kopi, kakao, jadi untuk Sawit Karet dan Lada tidak dialokasikan lagi pupuk subsidi," kata Sri Mulyono Basuki, Kamis (14/7/2022).
Sebelumnya, para petani perkebunan kelapa sawit dapat jatah pupuk subsidi dari pemerintah, melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKK) diajukan dari kelompok tani ke pemerintah kabupaten.
Pengajuan itu lalu diteruskan ke provinsi hingga kementerian dan ditetapkan kouta pupuk subsidi tersebut.
"Peraturan tersebut mulai berlaku pertengahan tahun 2022 ini. Berarti mulai bulan depan tidak ada lagi pupuk subsidi untuk petani sawit, karet dan lada," ujarnya.
Sri Mulyono Basuki juga menyarankan kepada para petani sawit, karet dan lada, ke depannya harus membeli pupuk premium, ataupun menggunakan pupuk organik.
"Mau tidak mau petani harus membeli pupuk premium dan organik seperti kotoran ternak ataupun daun daunan bisa dimanfaatkan menjadi pupuk," ucapnya.
Anak Mau Sekolah, Emak-emak Terpaksa Jual Emas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220714-sawit1.jpg)