Jumat, 17 April 2026

Terbongkar Ancaman yang Diterima Brigadir J Sebelum Tewas Diberondong Tembakan

Sebelum tewas, Brigadir J ternyata sempat curhat pada kekasihnya bahwa dirinya merasa terancam karena akan dihabisi.

Editor: fitriadi
TribunJambi.com/Danang
Makam Brigadir Nopryansah Yoshua atau Brigadir J di daerah Sungai Bahar, Jambi. Tim forensik akan melakukan autopsi ulang jenazah Brigadir J pada Rabu (26/7/2022). 

BANGKAPOS.COM, JAMBI - Seminggu sebelum tewas, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J sempat curhat dirinya merasa terancam.

Ancaman tersebut diungkapkan Brigadir J kepada kekasihnya, Vera Simanjuntak.

Tidak hanya itu, ancaman terhadap sopir dinas istri Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo ternyata sudah sejak Juni 2022.

Fakta baru kasus pembunuhan terhadap Brigadir J terungkap saat pemeriksaan terhadap kekasihnya, dan juga diungkap oleh kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.

Kekasih Brigadir J Diperiksa

Penyidik dari Bareskrim Polri memeriksa kekasih Brigadir J, Vera Simanjuntak pada Jumat (22/7/2022) hingga Minggu (24/7/2022).

Vera dicecar dengan 32 pertanyaan oleh tim penyidik.

Ia juga ditanyai terkait dengan komunikasi terakhir dengan Brigadir J.

Komunikasi terakhir Vera dengan Brigadir J terjadi beberapa menit sebelum Brigadir J dinyatakan tewas atau pada Jumat (8/7/2022) pukul 16.43 WIB.

"Terakhir komunikasi itu hari Jumat pukul 16:43 WIB, dan tidak ada tanda-tanda hanya sebatas tanya-tanya kabar," kata Ferdi, kuasa hukum Vera Simanjuntak, Minggu (24/7/2022), mengutip Tribun Jambi.

Vera Simanjuntak, kekasih almarhum Brigadir J memberikan keterangan soal komunikasi dengan almarhum sebelum terjadi penembakan di rumah Ferdy Sambo.
Vera Simanjuntak, kekasih almarhum Brigadir J memberikan keterangan soal komunikasi dengan almarhum sebelum terjadi penembakan di rumah Ferdy Sambo. (Facebook via Tribun Jambi)

Pihak kepolisian menyebut Brigadir J tewas akibat baku tembak dengan Bharada E di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta terjadi pada hari yang sama, Jumat (8/7/2022) sekitar pukul 17.00 WIB.

Ini artinya komunikasi terakhir dengan Brigadir J dilakukan Vera beberapa menit sebelum aksi penembakan terjadi.

Baca juga: Polisi Gelar Pra Rekontruksi Tertutup Terkait Tewasnya Brigadir J, Peragakan Adegan Tembak Menembak

Dia menyebutkan, kliennya tersebut terkejut mendapat informasi atas insiden yang disebut baku tembak tersebut.

Ferdi menjelaskan, informasi kejadian yang disebut berlangsung pukul 17.00 WIB, belum sepenuhnya dipastikan, sehingga pihaknya menunggu hasil autopsi.

Sehingga, yang dapat memastikan kejadian tersebut, serta waktu tewasnya almarhum hanya bisa disampaikan oleh tim ahli.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved